Universal

Universal
Me and films

Silahkan Cari

Showing posts with label Teenage drama. Show all posts
Showing posts with label Teenage drama. Show all posts

Friday, 10 August 2012

GOSSIP GIRL SEASON 2 SAMPE 5 >>> SINETRON BULE INI MAH!

Unbelievable, ternyata bisa juga menyelesaikan sisa empat musim serial yang awalnya bertema remaja ini. Kisah enam muda mudi rupawan ini sudah Ithonx bahas musim perdana-nya. Penggemar serial berbobot produksi ABC, NBC, AMC atau Fox pasti mencibir Gossip Girl. Tapi harap maklum saja, Gossip Girl produksi The CW share-nya buat remaja dan anak muda. Jualan utamanya tentu saja wajah-wajah tampan dan cantik dengan cerita seadanya yang tidak terlalu njelimet.
 
Bagi Ithonx, perginya Jenny Humprey sangat disayangkan, walaupun dibuat perlahan dan sempat beberapa kali hadir menjadi bintang tamu. Karakter Jenny telah membangun sub plot yang sangat mendasar di season 1 dan 2, bahkan konflik yang dihadapi Jenny termasuk sangat dewasa dan tidak berkubang dengan masalah sepele saja. Ambil contoh saat Jenny  magang di tempat Eleanor Waldorf, atau saat ingin 'bercerai' dengan ayah-nya (Istilahnya get emancipated, biar bisa mandiri di bawah usia 18). Bagian ini, terus terang saja, lebih membuat cerita berbobot ketimbang salah paham berkepanjangan Blair-Serena, Rufus-Lili dan Chuck-Nate.
 
Selebihnya, plot terasa seperti sinetron kita, kalau tidak mau di bilang telenovela. Saling khianat, scheming, salah paham, bertukar pasangan, ahhh....plot kayak gini sih sudah ada sejak tahun 80an. 
 
Tokoh menyebalkan Georgina memang sedikit membuat konflik menjadi 'ramai', tapi tokoh ini terlalu mengada-ada. Persis kayak antagonis sinetron kita, Georgina bisa dengan mudah nongol di mana-mana, masuk apartemen orang seenaknya, dan selalu mendapatkan kebetulan-kebetulan yang berpihak padanya.
 
Juga, cliffhanger beserta twist yang di sodorkan juga terlalu soapy. Jangan percaya dulu jika ada tokoh yang mati, karena pasti akan hidup lagi setelah beberapa episode. 
 
Hot point: Saat pencarian siapa Gossip Girl sebenarnya, konflik menjadi menarik namun kemabali datar saat pencarian itu gagal.
 
Akhirnya, Gossip Girl tak lebih dari tontonan ringan yang MEMANG di khususkan untuk anak-anak muda. Menjelang musim ke empat, saat para tokoh mulai memasuki dunia kerja, ada sedikit pengharapan kalau-kalau plot berubah menjadi lebih berisi, namun nyatanya hingga akhir musim kelima plot masih berkutat di masalah cinta yang tak berbalas dan salah paham tanpa akhir. Sangat disayangkan memang.....
Season 6, maybe?

>>Ithonx<<

Sunday, 24 June 2012

GOSSIP GIRL (SEASON 1) >>> Kisah Klise Remaja-Remaja Elit


Formula drama remaja nampaknya tak pernah bergeser, tak peduli dekade apapun serial tersebut dibuat. Cinta segitiga, sex, orang tua yang ikut campur, dan berebut pacar selalu menjadi sajian utama yang uniknya selalu punya penonton bejibun yang setia.

Di tahun 90an awal, kita di sodori serial tekenal Beverly Hills 90201. Drama ini awalnya berupa serial, namun kemudian menjadi soap opera berkepanjangan yang perlahan ditinggal bintang-bintang utamanya. Tapi mau tak mau, serial yang di remake dekade ini, punya pengaruh besar terhadap serial-serial lain sesudahnya. Sebut saja One Tree Hill, The OC dan juga Gossip Girl yang selalu apes dibanding-bandingkan dengan serialnya Jason Priestly itu.

Lalu? Jika sudah fasih mengikuti plot The OC, 90210, atau One Tree Hill maka plot yang ditawarkan Gossip Girl tak istimewa lagi.

Gossip Girl, yang diangkat dari novel terkenal dengan judul sama, membuka tiap episode dengan tuturan seorang blogger cewek tentang para remaja elit di Upper East New York. Nampaknya blog ini menjadi panutan semua remaja disana sebagai sumber juicy gossip yang sedang happening.

Sentral cerita bertumpu pada kisah persahabatan Blaire dan Serena, Chuck dan Nate, dan kakak adik Dan dan Jenny. Semua karakter ini 'bergesekan' dengan masalah pertemanan, cinta, perseteruan dan persaudaraan. Tak perlu di rinci masalah-masalah apa yang mereka hadapi, intinya sih tipikal remaja Amerika yang kerap digambarkan di televisi lah.

Tokoh orang tua juga di sempalkan agar lebih family-oriented, namun fokus utamanya adalah Lily (ibunya Serena) dan Rufus (bapaknya Dan) yang pernah menjalin asmara saat muda, dan kini anak-anak mereka berpacaran.

Sepanjang menonton episode demi episode, kita (baca: saya) tak akan pernah berhenti berujar "Plot yang ini mirip dengan plot di serial itu...". Bahkan gaya narasi prolog dan epilog mengingatkan kia hal yang sama pada Lucas di One Tree Hill yang lebih berkesan itu.

Dengan segala kekurangan dan ke'cheesy'annya, Gossip Girl lumayan menghibur bagi penggila serial remaja. Terus bersambung hingga season 5 adalah prestasi tersendiri bagi serial CW ini hingga bintang-bintangnya meraih ketenaran luar biasa, Walau tak begitu banyak, genre seperti ini akan terus menghiasi layar teve dan sedikit diantaranya akan menjadi fenomenal dan noslagia indah....suatu hari nanti

>>Ithonx<<

Tuesday, 17 April 2012

ONE TREE HILL SEASON 9 >>> Terima Kasih Atas Kenangan Selama 9 Tahun Ya, Nathan, Lucas, and Brooke...

One Tree Hill telah menemani kita selama sembilan tahun, walau rating-nya naek turun dan sempet anjlok di tinggal tokoh Peyton dan Lucas, tapi cerita tetap bergulir ceria dan penggemar setia tetap semangat menyaksikan. Kita harus berterima kasih dengan The CW yang akhirnya menamatkan dengan sempurna serial (dulunya) remaja ini.

Bagi saya, serial ini harusnya ditutup di musim ke lima saat Dan di ceritakan bunuh diri. Dan di situlah saya berhenti mengikutinya. Walau tipikal seperti serial remaja lain, One Tree Hill punya ke-khas-an yang menyegarkan. Tokoh utama kakak adik pria, antagonis pria, dan setting di kota kecil dengan soundtrack memikat menjadi daya tarik kuat serial ini. 

Saya gak bisa kasih ulasan apa yang terjadi di musim 6 hingga ke sembilan walau berita-beritanya sering mampir ke telinga, namun janji deh, setelah maraton menonton ulang lagi dari musim awal, ntar saya share di sini ya.

Anyway, inilah plot finale yang dirilis di tvseriesfinale.com. Buat yang penasaran, tunggu aja dvd bootleg-nya ya....Oh ya....apa bener Peyton dan Lucas kembali lagi???

The CW kicked off the night with a special retrospective — One Tree Hill: Always and Forever — that took viewers through the history of the TV show. It wasn’t a hit in its first season (even by WB standards) but the ratings grew significantly in season two. Season three saw the numbers start to dwindle but the show has held on and even survived the WB to CW transition.

The last episode, appropriately named after the U2 song “One Tree Hill,” begins with a montage of the various characters literally looking back at their younger selves. They’ve truly come a long way.
Most of the episode takes place via flashbacks and revolves around the 10-year anniversary of the Tric nightclub. Haley (Bethany Joy Galeotti) tells the audience (and the home viewers) that, “The time that we’ve spent together over the years has meant so much and without you we would not be here tonight.”

Brooke buys the store for her Baker Man across the street from Karen’s Cafe so that she and Haley will have their own corner of the world. Julian (Austin Nichols) buys her old house with the red door for them to raise their family in.
Mouth (Lee Norris) receives a $500,000 check from Dan Scott’s estate. He revisits the traumatic school shooting and ends up starting a sports scholarship named after Keith Scott and Jimmy Edwards.

Clay (Robert Buckley) and Quinn (Shantel VanSanten) decide they want full custody of Logan. At the courthouse, after running into Bevin (Bevin Prince), Clay and Quinn decide they can’t wait and get hitched. They legally adopt Logan and their family is complete.
Nathan presents Chris Keller’s (Tyler Hilton) old guitar to him — the one he’d sold to get Haley’s masters. Chris impresses a lady record exec when he performs at the Tric and he then turns down her offer.

Nathan (James Lafferty) prepares a special dinner for Haley and gives her a box of Crackerjacks, just as he did in the first episode. The prize is a real bracelet and he tells her, “Don’t say you never gave me anything.” Jamie decides that he wants to break his dad’s basketball record. Nathan makes sure that Jamie wants to be a great basketball player because he likes it. 

In an epilogue that’s set in the future, the characters attend a basketball in which we see a full-grown Jamie running onto the court. He’s surpassed his father’s record and his dad is very proud. Millie’s pregnant and Skills and Bevin are back together. It seems everyone has gotten a happy ending.

>>>Ithonx<<

Sunday, 8 January 2012

The Nine Lives of Chloe King >> Nyawa Sembilan Chloe Tak Mampu Menyelamatkan Serial Ini Dari Keganasan abc family



Rasanya seperti cuci mata ketika baru merampungkan serial drama berat, kemudian menonton serial remaja dengan pemain kinyis-kinyis dalam cerita fantasi yang tak membuat kening berkerut. 

Diangkat dari buku berjudul sama, The Nine Lives Of Chloe King membuat kita menelusuri cerita gadis muda cantik bernama Chloe King yang di umurnya yang ke 16 mendapati kenyataan bahwa dirinya adalah keturunan ras kuno dan memiliki super power layaknya seekor kucing. Mirip Cat Woman gitu ya?

Sebagai bagian dari ras bernama Mai, Chloe harus melindungi rasnya sendiri yang hampir punah dan juga ras manusia secara luas. Tugasnya ini tentu saja membuat kehidupan remajanya makin rumit. Belum lagi ada organisai rahasia yang entah kenapa berniat sekali membunuh dirinya. Chloe punya nyawa sembilan dan dia harus cermat menghitung kapan dia benar-benar akan tewas.

Dengan premis cerita seru dan pemain-pemain berwajah rupawan, rasanya tak sulit bagi serial ini mendapat tempat di hati para penikmat serial teve muda.

Berbalut cerita romansa remaja, supernatural dan sentilan sejarah suku Mai yang berbau Mesir kuno seharusnya serial ini bisa berumur panjang, namun apa daya, gempuran serial The CW yang membabi buta penuh pesona membuat serial-serial remaja abc family terseok-seok mencari penonton. Dan dengan berat hati Chloe harus menamatkan petualangnya di episode 10.

Dan itulah salah alasan mengapa banyak yang membenci stasiun teve 'abjad' tersebut yang terlalu sering semena-mena 'membunuh' serial yang tak mendapat rating bagus. Kegeraman yang sama juga terjadi saat Kyle XY tak diselesaikan setelah musim ke tiga. Huh. Ujung-ujungnya berpaling ke serial berat memikat produksi AMC atau HBO lagi sajalah...


>>Ithonx<<

Tuesday, 9 August 2011

Ya Ampun....Ada FINAL DESTINATION 5...!!!

Scream 4 boleh jadi ditanggapi baik karena plot yang tergolong menarik walau jeda antar sequel 3 dan ke empat lebih dari satu dekade. Lain halnya dengan Saw. Seri pertama yang begitu mendebarkan berlanjut dengan 7 sequel sampah yang tak kunjung habis. Dan nampaknya Final Destination juga bernasib sama. Seharusnya kita cukup disuguhkan FD dan FD 2 saja karena plot masih terjaga baik walau FD 2 kedodoran juga dalam hal premis cerita. Yang terjadi malah muncul FD 3 yang terlalu dipaksakan, FD 4 yang asal-asalan dan sekarang Final Destination 5 yang belum juga dirilis sudah ditanggapi hujatan.

Boleh jadi plot pada FD orisinil yang dibintangi Devon Sawa sangat menarik dan unik untuk film bergenre horor dimana tak ada pembunuh sama sekali. Namun sequel2nya hanyalah parade pengulangan-pengulangan adegan yang sama sekali tak mendebarkan dan parahnya dibumbui adegan telanjang yang tak ada juntrungan sama sekali. Jika FD 4 saja ditanggapi hujatan, maka besar kemungkinan FD5 bakal mengalami nasib sama.

Tapi sebaiknya sebelum kita hina habis2an, kita tunggu aja dulu filmnya rilis, siapa tau ternyata bagus dan mengejutkan.

>>Ithonx<<

Saturday, 4 June 2011

Update Terbaru >> WONDER WOMAN gagal dibuat, adaptasi THE FIRM dibintangi Josh Lucas, dan THE EVENT bakal di lanjutkan di Syfy

THE FIRM

Tom Cruise membintangi adaptasi novel karya John Grisham 'The Firm' yang fenomenal itu, dan sekarang Josh Lucas dapat giliran memerankan Mitchel McDeere di serial teve besutan NBC. The Firm versi serial teve bakal bercerita sepuluh tahun setelah kejadian di film atau di novel yang sudah dinikmati penonton tersebut. Yang mengikuti filmnya pasti sudah tahu kalau Mitchell meruntuhkan biro hukum tempatnya bekerja dan alhasil ia dan istri harus masuk program perlindungan saksi, nah serial tevenya akan menyoroti kehidupan Mitch yang memulai hidup baru namun malah dihantui masa lalu yang mengancam nyawanya. Terdengar menjanjikan ya?


WONDER WOMAN

Malang sekali superhero cantik in. Setelah dengan gigihnya David E. Kelley memperjuangkan proyek ini dan berhasil membuat episode pilotnya, ternyata respon penonton dan stasiun teve sama buruknya. Alhasil, serial ini tidak bakal dilanjutkan. Memang proyek Wonder Woman ini sedari awal banyak hambatan, terutama pemilihan Adrianna Pallicki sebagai Wonder Woman yang dianggap sangat tidak cocok. Mungkin harus dicari wanita berkarakter seperti Lucy Lawless si Xena ya. Semoga dengan perbaikan naskah, bintang dan kostum, Wonder Woman menjadi proyek yang menjanjikan lagi.



THE EVENT

The Event sedikit lebih beruntung dari Wonder Woman, walau sempat tak jelas nasibnya, akhirnya serial misteri fiksi ilmiah ini tetap ditamatkan hingga episode 22. Memang belum terjawab semua misteri di dalamnya. Namun stasiun EW paling tidak memenuhi permintaan fans. Terdengar kabar bahwa The Event bakal di lanjutkan oleh stasiun teve SyFy ke musim kedua, memang masih rencana sih, namun jika benar maka halangan selanjutnya adalah apakah semua bintangnya masih mau melanjutkan lantaran sudah bubar dan mencari peran di serial dan film. Kita tunggu aja deh.


TEEN WOLF

Serial ini makin memeriahkan pertelevisian yang berkisah tentang werewolf atau srigala jejadian. Serial ini sudah dibahas sebelumnya, ya. Di bintangi Tyler Posey dan merupakan adaptasi film tahun 80an-nya Micheal J. Fox dengan judul yang sama, serial MTV ini siap bersaing dengan serial-serial pop CW. Kita liat saja ntar...


>>Ithonx<<

Tuesday, 31 May 2011

TOWER PREP (Season 1) >>> Sibuk Mencari Jalan Keluar...


Tower Prep bukan serial televisi bombastis yang dihiasi efek-efek visual menakjubkan atau misteri super njelimet layaknya LOST. Demi mendengar premisnya, calon penonton pasti berpikir bahwa serial remaja ini layak ditonton episode demi episode. Begini ceritanya, Ian Archer baru saja di panggil kepsek lantaran berkelahi demi membela temannya, kemudian di hari yang sama ia bermain game dan terbangun esok harinya di tempat yang ia tak kenali sama sekali: asrama sekolah bernama Tower Prep. Ian mencari tahu bagaimana ia bisa sampai disana namun perlahan ia harus menerima kenyataan bahwa mau tak mau ia harus bersekolah di sana hingga selesai. Ternyata semua siswa yang terpilih (baca: diculik) punya keahlian dan kecakapan khusus. Sampai di sini kita mengira serial ini adalah jiplakan X-Men. Namun nanti dulu, Ian kemudian bertemu dan bersahabat dengan Suki, Gabe dan C.J. Berempat mereka menguak misteri apa sebenarnya sekolah dimana semua guru dan staff tidak punya nama. Lapis demi lapis asrama Tower Prep yang canggih juga mereka ungkap. Sampai di sini kita mulai menyamakan plot dengan petualangan Harry Potter CS. Namun nanti dulu, semakin Ian dan kawan-kawan penasaran apa dan dimana (masih di bumi kah?) sekolah mereka, mereka berempatpun mulai menyusun rencana untuk melarikan diri. Sampai di sini kita menyamakan plot serial ini dengan Prison Break.

Benar, serial ini nampaknya mencomot berbagai aspek semua serial beken. Jika mengharapkan serial ini akan semisterius serial2 yang disebutkan sebelumnya, maka pengharapan itu akan sia-sia. Tower Prep ditayangkan di Cartoon Network, jadi jelaslah sudah bahwa serial ini minim aksi gebak-gebuk dengan cipratan darah dan "cup-cup wau-wau" layaknnya serial remaja lain.

Akting pemainnya juga terasa kaku dan tak meyakinkan. Jika serial ini mendapat rating yang lumayan, maka kita harus memberi kredit tersendiri kepada Drew Van Acker yang tampil menonjol baik dari segi fisik dan seni bela diri. Yah, lagi-lagi kerupawanan menjadi penyelamat serial remaja yang tipikal.

Ke-misteriusan memang menjadi sumber kepenasaran penonton, namun nampaknya rasa penasaran kita tidak dipupuk dengan baik sehingga pada bagian tertentu kita menjadi malas ingin tahu apa yang bakal terjadi. Jika alasannya adalah bahwa serial ini adalah konsumsi abg, maka alasan tersebut mau tak mau harus kita terima dengan lapang dada.

Personally, Ithonx tak mengatakan serial ini buruk, namun dengan premis begitu bagus, seharusnya cerita bisa dibangun dengan sangat hebat apalagi dengan tambahan suntikan dana untuk membangun setting yang lebih believable, maka Tower Prep mungkin saja menjadi serial paling ditunggu.

Dengan kualitas seadanya dan Cartoon Network sebagai 'ibu' nya, maka wajar saja jika musim kedua serial ini ditanggapi dingin-dingin saja.

Namun itu kan pendapat Ithonx saja. Ithonx yakin beberapa orang punya pendapat berbeda dan mampu menikmati serial ini dengan asyik. Just watch and share your opinion here, guys.

>>Ithonx<<

Friday, 20 May 2011

Siap-Siap ONE TREE HILL Segera Tamat di Musim 9 >>Lucas dan Peyton Bakal Tampil Lagi?


Setelah Smallville resmi menyelesaikan ceritanya di musim 10, stasiun teve CW harus bersiap juga menuntaskan serial remaja populer yang bertahan hampir sembilan tahun: One Tree Hill. One Tree Hill ditinggal dua pentolan utamanya : Chad Micheal Murray dan Hillary Burton (Lucas dan Payton) di musim ke-enam, dan sempat diramalkan bahkan ditinggal penontonnya. Namun musim ke tujuh dan ke delapan tetap setia ditonton jutaan pasang mata tiap episodenya.

Penonton tak berhenti berharap agar pasangan Lucas dan Peyton kembali lagi ke Tree Hill, dan pengharapan itu sepertinya bakal terkabul. Walau Chad dan Hill sibuk dengan rumah tangga dan karir film/serial baru (Hills bermain di White Colllar), kreator One Tree Hill nampaknya tak berhenti bernego dengan mereka agar bisa tampil dimusim ke sembilan yang direncanakan hanya memuat 13 episode dan menjadi musim pamungkas. Semoga ya.

Sophia Bush, Bethany Joy, James Lafferty sudah dipastikan bakal bergabung lagi melanjutkan peran mereka. Dan nampaknya Chad dan Hills dipastikan bakal ikut meramaikan juga demi nostlagia. Jika Smallville mampu mengumpulkan kembali semua bintang-bintang lama yang menghilang (bahkan memunculkan karakter yang telah tewas lewat penampakan!), maka dipastikan CW bakal melakukan hal yang sama untuk serial remaja super populer ini.

Ah, satu lagi tayangan favorit bakal hilang.


Saturday, 14 May 2011

Setelah 10 Tahun, Dan Semalam SMALLVILLE Pun Berakhir >>> Lois & Clark Menikah? Clark Memakai Kostum Superman?? Spoiler Alert dari TV Guide.com


Jutaan pasang mata menyaksikan akhir kisah si manusia baja dan mencetak rekor sebagai serial teve yang episode pamungkasnya paling banyak di saksikan penonton. Episode pamungkas berdurasi dua jam, maka penonton memang benar-benar di siapkan untuk berpisah dengan serial favorit ini. Yang tak sabar menyaksikannya, TV Guide.com membebarkan secara detil kisahnya. Cekidot, guys:

The series finale opened on an intriguing flashforward into the future, as Chloe read her son a Smallville comic that told the story of Clark Kent's transformation into Superman.

Let's take a look at how that came to be:

The future Man of Steel is inching closer to his destiny, but first he has to contend with a fiancée who doesn't want to walk down the aisle. Lois is scared that she is keeping Clark from being the world's savior. At the same time, his mother, Martha, is trying to convince him not to lose sight of where he came from — both Krypton and Smallville.

Meanwhile, Tess is visited by Granny Goodness, who wants to save her from the coming Apokolips. Valiantly saying she would never turn to the dark side, Tess sets off on a mission to warn the superheroes, but is foiled by Lionel Luthor, who kidnaps her.

Once Lois and Clark realize they are truly meant for each other, the pair walks down the aisle, surrounded by their loved ones, including Martha, an apparition of Jonathan Kent, Chloe and Oliver — who is under the control of Darkseid and the prophecies.

After Clark and Lois exchange their vows, Chloe notices the wedding band Oliver is handing to Lois to put on Clark's finger is actually gold kryptonite. An all-out battle between Clark and Oliver ensues, ruining the couple's wedding. Clark tells Oliver he refuses to give up on him, knowing there is still goodness inside. Oliver is able to overcome the darkness, and destroys the ring — just as the Apokolips has arrived.

After Clark receives Tess' message of the incoming Apokolips, Jonathan appears to Clark, saying he's now ready to face Darkseid. Clark is scared because Darkseid nearly defeated him before and knows his weaknesses. Jonathan insists that Clark needs to turn to Jor-El to guide him. Martha, unaware of Jonathan's appearance, shares the story of finding Clark in the field when he was a baby — he was the miracle they prayed for and now the world needs that same miracle.

Clark goes in search of Tess, who is close to fulfilling her own destiny as a Luthor, according to Lionel. Lex has finally pieced together the best bits of each clone to create a masterpiece. The only thing Lex needs now is a heart, and because Tess hid Conner so well, it's her heart that's being donated. Tess is able to escape captivity and shoot Lionel in the chest. As she leaves, Darkseid arrives to offer Lionel a deal — his soul for Lex's life.

Clark tracks who he believes to be Lionel to the Luthor mansion, but it's Lex who greets him, explaining that they will both be great men because they have a destiny as enemies. Lex implores Clark to save the world from Darkseid so their story can begin. One slight glitch for Lex? He'll never remember this or any of his memories of Smallville and Clark Kent. As he later skewers Tess with a sword, she reveals her last dying act was to plant a neuro-toxin on him, essentially erasing his every memory.

Lois boards Air Force One to warn the president that nuking what they believe to be a meteor, but is actually a planet, will kill a third of the Earth. It turns out they already know this, and would rather sacrifice some for the greater good. Lois begs them to wait, that heroes like the Blur will save them.

As Clark prepares to return to the Fortress, he comes face to face with Darkseid, who has taken over the body of Lionel. Darkseid knows Clark will be able to vanquish the darkness, so he must kill him. Tossing him like a rag doll across the barn, Clark's consciousness is suddenly transported to the Fortress, where he sees visions of every trial he's been through. Jor-El tells Clark it's time to embrace his destiny.

Coming back to his body, Clark stops himself mid-air, and instead flies straight through Darkseid and to the Fortress, where Jor-El greets him. Clark honors his biological father with the realization that his strength comes from accepting his Kryptonian past, but Jor-El tells Clark to also hold onto his memories of Smallville. Jonathan appears to hand Clark the infamous supersuit as Clark flies off to save the world.

Before ridding the Earth of Darkseid's Apokolips, Clark flies to save Lois' plane from going down. And as Clark flies into Apokolips, she grabs a handheld camera on Air Force One to interview the president, cementing her place in history. As Clark pushes the planet away, he shines a light upon the world, removing the Omega symbols.

"And that was the day the boy turned into Superman," Chloe tells her son as she closes the comic book.

We're back in the future as Chloe tucks her son in, with his bow and arrows not too far away, and makes a call to her cousin, Lois. Over at the Daily Planet, intrepid reporter Lois Lane is sent into a tizzy as she prepares for her wedding while juggling Perry White's many demands -- as he yells, "Great Caesar's ghost!" -- and doling out advice to the new Jimmy Olsen. As a television nearby blares the news that Lex Luthor has been elected president, Lois and Clark are finally ready to get married ... but maybe not today; he has to run to save Metropolis first.

And so Smallville comes to an end, giving fans nearly everything they asked for and more. From tights and flight to the full-fledged legendary hero, Smallville brought Superman alive — and it was worth every minute of the 10-year wait. Every bit an ending as it was a beginning, Smallville flew off on a sky-high note.

http://www.tvguide.com/News/Smallville-Series-Finale-1033101.aspx

Argggh....Gak Sabar nonton.....!!! Walau belum nonton, pokoke mo bilang, Thanks for the memory, Clark. We are gonna miss you...!!

Friday, 13 May 2011

I AM NUMBER FOUR >>> The Alien Is Cute, The Girl Is Hot, And The Sidekick Is A Nerd. Oh, Is That Roswell?

Film alien lagi ya?

Di angkat dari novel karya duo penulis belia James Frey dan Jobie Hughes yang bertengger selama tujuh minggu berturut-turut di The New York Times Best Seller Hits, I Am Number Four adalah seri pertama dari 6 seri yang direncanakan. Bercerita tentang pemuda belia yang harus berpindah-pindah dari satu tempat ke tempat lainnya lantaran ia adalah satu dari sembilan warga planet Lorien yang harus dimusnahkan oleh bangsa Mogadorians. Ke-sembilan bangsa Lorien ini satu persatu di bantai sesuai dengan nomer urut. Setelah urutan ketiga berhasil di bunuh, kini giliran pemuda sang pemeran utama yang kali ini memakai nama John Smith harus diberesken. Di temani oleh pelindungnya (yang menyamar sebagai sang ayah), John harus menghadapi bahaya dari alien yang kejam dan juga berusaha survive di belantara high school, sembari berusaha menyembunyikan identitas aslinya.

Jika menonton filmnya, maka nuansa serial Roswell dan Smallville terasa kental. Tak akan butuh waktu lama untuk menyamakan karakter John Smith dengan Max, Number Six dengan Isabelle, Malcolm dengan Alex dan Hannah dengan Liz, dan Mark James dengan Kyle. Tapi untungnya I Am Number Four adalah film pembuka musim panas tahun ini (bukan serial teve) sehingga pameran spesial efek dan animasi makhluk-makhluk buas cukup memanjakan mata.

Lalu apa samanya dengan Smallville? ternyata film ini di besut D.J Carusso yang sukses menggarap thriller remaja Disturbia dan Eagle Eye yang diperankan Shia LeBouff. Di balik film ini juga ada Alfred Gough dan Miles Millar yang membidani Smallville, dan juga ada Micheal Bay jagonya ledakan-ledakan dahsyat dibalik hebohnya Transformers. Keempat jenius ini paling fasih mengulik kisah remaja dengan segala masalah percintaan dan eksyen yang memikat. Jadi jangan salahkan jika I Am Number Four berkualitas baik dan mengecewakan semua yang tadinya pesimis dan menghujat. Sekuelpun sudah tak sabar di tunggu banyak orang.

Terlepas dari ceritanya yang merupakan comoton banyak cerita-cerita serial terkenal (tadi sudah disebut ya), besarnya anggaran dan tak sembarangannya orang-orang dibalik film ini memang sangat menolong suksenya film ini. Jangan lupa juga rasa penasaran penonton akan hadirnya enam tokoh lainnya yang belum hadir di seri pertama membuat orang akan menonton lagi sekuel-sekuelnya.

Lalu bagaimana dengan akting bintang2nya? Cukuplah kita bilang bahwa kerupawanan mereka cukup membuat kita tidak mengurusi buruk atau gemilangnya bakat mereka itu. Timothy Olyphant, si bintang macho yang baru memikat saya di beberapa film semisal The Crazies, Perfect Getaway dan juga serial Justified, tampil bagus sebagai pelindung John Smith. Timothy harus kalah pamor baik dari segi ketampanan dan keatletisan tubuhnya dengan bintang-bintang muda disini.

Diana Agron yang beken di serial musikal Glee seolah mengulang perannya saja. Alex Pettyfer bisa saja menjadi The Next Best Thing layaknya para pemeran Twilight. Gerak tubuh dan karakternya juga mengingatkan Jason Behr yang memerankan Max di Roswell.

Pecinta serial teve pastilah terhibur dengan film ini. Yang tak terpuaskan mungkinlah penonton yang menganggap ceritanya klise, namun paling tidak terbantu dengan kandungan aksinya. Seru, kok. Alien Fever is coming...!!

>>Ithonx<<


Wednesday, 27 April 2011

The Vampire Diaries, Supernatural, 90210 dan Gossip Girl Belum Ada Tanda-Tanda Akan Berakhir >>>Good Ratings Make Them Boring?


Stasiun teve CW makin mantap menancapkan cengkraman dengan senjata serial-serial cheesy yang membidik penonton remaja. Boleh jadi serial-serial yang disebutkan di judul postingan ini tak akan dilirik oleh Emmy Awards atau Golden Globe, tapi harus diakui juga bahwa serial-serial tersebut mempu membuat banyak penonton muda betah melototi televisi.

Dengan cerdik, CW mengulik cerita yang tak terlalu njelimet dan meramunya dengan bintang-bintang rupawan sehingga mampu memikat jutaan pasang mata tiap minggunya. Jualan andalan Supernatural bukanlah jalan cerita yang hebat dan mendebarkan, namun ketampanan Jensen Ackles dan Jared Padalecki, dan formula ini hampir menjadi trademark di serial-serial produksi CW lainnya. Tak bisa dipungkiri bahwa wajah-wajah tampan, cantik dan kinyis-kinyis membuat mata segar, namun cerita yang shallow terkadang membuat penonton jengah juga. Contohnya Smallville yang akan segera berakhir bulan Mei ini. Season perdana, dua dan ketiga adalah season terbaik serial ini. Rating yang tinggi membuat penulis cerita terus berpikir bagaimana memanjang-manjangkan cerita agar serial ini langgeng sehingga menjadi membosankan dan makin aneh.

The Vampire Diaries, 90120 dan Gossip Girls masih terbilang serial 'muda' dalam artian jumlah musim-nya belum terlalu banyak, namun Supernatural yang direncanakan akan tamat di musim 5 ternyata tak kunjung berakhir hingga masuk ke musim 7. Kalau mau berkaca, banyak serial-serial yang tak kunjung diakhiri malah ditinggalkan penonton dan menjadi terlupakan. Contohnya The X-Files. Beranggapan bahwa cerita masih memikat, produser terus menyambung cerita tanpa juntrungan, bahkan hengkangnya dua bintang utama tak jadi persoalan dan akhirnya ditinggalkan penonton yang tak peduli akhir ceritanya.

Serial-serial CW juga dikenal karena jumlah episodenya yang padat. Satu judul serial bisa menghabiskan 22 hingga 24 episode per musimnya. Hal ini bertentangan dengan tren saat ini dimana serial-serial sukses hanya memuat 13 hingga 16 episode saja per musimnya demi menghemat anggaran dan menghindari kebosanan penonton.

Mau dibilang cheesy, dangkal atau apalah, serial-serial CW tetap memberi warna tersendiri di dunia 'perserialan barat'. Toh tak semua orang menggemari Julianne Marguiles yang bergerilya di dunia hukum, atau Hugh Laurie si dokter sinting dengan intrik medisnya. Kita juga terkadang ingin menyaksikan drama-drama ringan dengan konflik sederhana dan tentu saja dengan bintang-bintang rupawan. Gak usah protes, nikmati aja.

>>Ithonx<<

Saturday, 23 April 2011

THE ROOMMATE >>> Jiplakan "Single White Female"??

Lantaran sibuk membuang timbunan lemak di tubuh, jumlah film dan serial teve yang ditonton beberapa bulan terakhir ini menurun drastis. Bulan ini saja hanya 4 postingan yang baru nongol di blog ini. Di sela menonton serial produksi Cartoon Network, Tower Prep, akhirnya berkesempatan juga menonton film ini.

Terus terang, pemain-pemain ceweknya tidak familiar bagi Ithonx. Namun nama Cam Gigandet dan Matt Lanter cukup menjadi alasan untuk melirik film ini. Cam beken lewat Twilight Saga dan serial The OC, sedangkan Matt sering wara-wiri dibanyak serial teve dan beken di musim kedua 90210 dan film-film parodi.

The Roommate masuk kategori film yang mudah dilupakan dan sangat sangat sangat mudah ditebak plotnya. Para pemeran utamanya gagal dengan sukses menghadirkan performa yang prima sehingga plot yang sangat dangkal makin membuat film ini siap dicaci maki para kritikus. Benar-benar tak ada yang istimewa dalam film ini, bahkan logika penonton seperti di abaikan oleh penulis cerita.

Plotnya sangat sederhana: Sara Matthews memasuki tahun pertama kuliahnya dengan tinggal di asrama dan mendapat teman sekamar yang psikotik. Itu saja. Selebihnya adalah ke-posesif-an dan kegilaan, yang tak masuk akal, sang teman sekamar yang mengganggu semua aspek hidup Sara. Tak jelas apakah sang teman sekamar, namanya Rebecca, lesbian atau hanya butuh orang yang mengerti dirinya. Korban berjatuhan mulai dari sang dosen, teman hangout Sara, mantan pacar Sara, dan kucing kecil lucu malang.

Cam Gigandet berperan sebagai pacar Sara. Tokoh ini sama sekali tak punya greget dan bisa diperankan siapa saja. Cam pernah memukai dengan tubuh atletisnya di Never Back Down, The OC dan Twilight, mempertontonkan ilmu bela diri. Film ini seolah memubazirkan semua potensi Cam yang luar biasa itu. Matt Lanter lebih malang. Dia hanya kebagian scene yang tak lebih dari 2 menit dan hanya mati konyol di tangan Rebecca.

Jika mengharapkan mendapat tontonan thriller memukau bak Single White Female yang fenomenal, maka pengharapan itu akan sia-sia. Lubang plot yang paling kentara adalah jika Sara digambarkan sibuk kuliah dan hangout, maka Rebecca tak pernah terlihat mengikuti kuliah dan malah sibuk menguntit Sara. tentu saja ini sangat menyebalkan. Film ini juga menyalahi pakem film remaja: minim adegan telanjang (hihihi!!) sehingga semakin garing dan tak ada juntrungan.

Kalo gitu sebaiknya menlanjutkan Tower Prep lagi aja yah.

>>Ithonx<<

Friday, 11 February 2011

LIFE UNEXPECTED SEASON 2 >>> It's NOT a wrap


Hadirnya Arielle Kebbel dan Shaun Sipos sebagai bintang tamu di serial tak berumur panjang ini adalah penyelamat. Arielle memerankan Paige yang urakan dan carefree yang ternyata adik perempuan Ryan. Sayangnya karakter menarik ini disia-siakan penulis dan tidak diurusi dengan baik sehingga terkesan tempelan dan tak membuat cabang plot yang seru. Awalnya memang Paige terlibat dengan Baze dan mengakibatkan bar milik Baze yang dibangun susah payah hangus terbakar. Namun hanya sebatas itulah karakter unik Paige di ekplorasi. Selebihnya sangat tak berarti dan menjadikan Arielle layaknya seorang figuran saja. Menyebalkan.

Lainnya halnya dengan Shaun Sipos yang beken di remake Melrose Place tempoh hari. Shaun kebagian peran sebagai Eric Daniels, guru yang jatuh cinta dengan Lux. Hubungan guru-murid yang harus menjalin cinta sembunyi-sembunyi inipun terlalu klise untuk diekplorasi. Memang Eric sempat kencan dengan Paige (yang dipanggil Lux sebagai Aunt), namun ekplorasi karakter Eric pun terlalu basi dan tidak menarik. Bagaimana tidak, jelas-jelas Paige jauh lebih dewasa dan menyenangkan, namun Eric malah mengaku cinta mati dengan Lux yang masih SMA. Bullshit, ah.


Well, paling tidak dua bintang beken itu yang membuat Ithonx terus mengikuti jalan cerita. Lalu bagaimana dengan tiga tokoh utama: Baze, Cate, dan Ryan.

Cinta segitiga tidak lagi difokuskan disini. Baze tiba-tiba menjadi satu-satunya tokoh yang benar--benar loveable alias menyenangkan. Kristoffer Polaha yang berperawakan jangkung dan tampan memberi roh yang baik terhadap tokoh Baze. Penonton pria (jika ada) pasti juga menilai bahwa Baze adalah teman yang menyenangkan dan baik hati. Keinginannya menjadi ayah yang baik terhadap Lux mengubahnya menjadi pribadi yang fun dan seru.

Sementara Cate sebaliknya. Tak terhitung berapa kali tokoh ini menjadi sangat menjengkelkan, bahkan acap kali menyalahkan Baze. Perkawinannya dengan Ryan terus diterpa cobaan yang selalu berawal dari dirinya. Sekali lagi, Cate benar-benar memuakkan, apalagi sikapnya yang selalu menang sendiri terus menyudutkan Ryan.

Ryan makin terlihat sebagai outsider dan porsi perannya makin lama makin berkurang menjelang episode-episode akhir. Sungguh, Ryan adalah pria baik dan menyenangkan yang harus menghadapi sikap-sikap annoying Cate. Sebagai penonton pria, saya tidak berhenti menyumpahi Cate yang mau menang sendiri, misalnya diam-diam meminum pil kontrasepsi saat berjanji ingin punya bayi atau menyalahkan Ryan karena tidak menceritakan sang mantan bernama Julia. Seharusnya penulis menciptakan tokoh wanita lain untuk dipadukan dengan Ryan (bukan Cate) layaknya Emma untuk Baze.

Lalu bagaimana dengan Lux. She's a teenager, so she's allowed to be annoying.

Baca ini ya jika bingung, hehe:

LIFE UNEXPECTED SEASON 1 >>> Drama...Drama...Drama....

>>Ithonx<<

Saturday, 5 February 2011

LIFE UNEXPECTED SEASON 1 >>> Drama...Drama...Drama....

Beberapa bulan silam Ithonx sudah sedikit membahas tentang serial ini, nah sekarang karena hampir merampungkan semua episode di musim pertamanya, maka wajib di share disini.

Plotnya lumayan sederhana dan tidak begitu bombastis. Ada dua plot utama yang tentu saja saling berhubungan. Sebenarnya sih lebih tepat adalah plot utama yang menjadi cabang.

Diceritakan ada seorang gadis remaja yatim piatu berumur sekitar 15 tahun bernama Lux yang sepanjang hidupnya berpindah dari satu foster home ke foster home lainnya lantaran tak ada yang mau mengadopsinya sedari bayi. Lux memang malang, foster parents-nya selalu brengsek dan hanya menginginkan cek dari departemen sosial saja. Maka Lux bertekad mencari emansipasi lewat jalur hukum sehingga dia bisa secara hukum menghidupi diri sendiri. Syaratnya sederhana: mendapatkan tanda tangan dari kedua orang tua kandungnya. Kemudian Lux berhasil melacak keberadaan orang tuanya. Sang ayah bernama Nathaniel Bazile yang dipanggil Baze. Baze adalah pria lajang 30 tahunan yang mempunyai bar dan tinggal di loft di atas bar-nya. Saat di todong Lux diminta tanda tangan, Baze menyebutkan nama Cate Cassidy sebagai ibu kandung Lux. Cate adalah selebritis lokal, seorang radio deejay yang berpasangan dengan Ryan Thomas membawakan morning show yang ber-rating tinggi.

Hadirnya Lux di kehidupan Cate, Baze, dan Ryan (tunangan Cate, lupa tadi, hehe) mengubah semua ritme dan gaya hidup mereka. Baze yang urakan dan semrawut harus belajar menjadi ayah bagi gadis remaja, Cate yang sibuk dan skanky harus belajar menjadi ibu juga, dan malangnya Ryan harus berada ditengah-tengah setiap konflik.

Masalah-masalah lain juga diketengahkan disepanjang episode. Lux harus berurusan dengan teman-teman lama, sekolah baru, pacar dan juga 'teman-teman' kaya. Ini menjadi plot cabang yang mewarnai cerita utama. Sementara Cate, Ryan, dan Baze harus menghadapi banyak masalah dengan keluarga, orang tua yang terkaget-kaget, masalah ekonomi, pekerjaan dan percintaan mereka.

Kemasan drama ini cukup manis karena banyak pesan moral di setiap episode. Transisi gaya hidup dan pola pikir Baze dan Cate sangat enak dinikmati. Sayang porsi Ryan di posisikan sebagai orang ketiga, sehingga tokoh ini nampak sangat disia-siakan. Kehadiran tokoh-tokoh lain semisal kedua teman Baze, bos Cate, dan orang tua kaya Baze juga cukup memberi konflik yang tidak terlalu tajam sehingga nampak natural.

Tak ada tokoh antagonis di serial ini, sehingga konflik lebih berdasarkan kesalah-pahaman dan pertentangan antar karakter. Fokus utama tentu saja Lux yang menjadi sentral konflik, dan hubungan emosional antara Cate dan Baze.


Cate diperankan Shiri Appleby yang belum lewat satu dekade lalu masih memerankan gadis SMA di Roswell, demikian juga Ryan yang diperankan Kerr Smith, si gay Jack di Dawson's Creek. Britt Robertson yang memerankan Lux sangatlah pas dan brilian. Britt mampu menghadirkan sosok Lux yang pembangkang namun membutuhkan kasih sayang.

Sementara sang ayah dadakan Baze diperankan oleh Kristoffer Polaha yang banyak tampil serabutan dibanyak serial (Roswell, Tru Calling, 24, dsb) cukup bagus juga menampilkan aktingnya.

Di sayangkan memang kalau serial ini hanya mampu bertahan dua musim. Tapi tak apalah jika akhir cerita tidak menggantung. Terkadang yang singkat bisa lebih berkesan, bukan?

>>Ithonx<<

Saturday, 4 December 2010

LIFE UNEXPECTED >>Juno Meets Gilmore Girls >>> Tak Ada Season 3 Buat Shiri dan Kerr...!!!


Drama satu ini tampaknya menjanjikan. Memang dvd-nya belum nyampe ke tangan dan ditonton walau sudah dipesan, tapi bad news datang tiba-tiba karena tvfinale.com mengabarkan kalau drama ini akan dihentikan. Ini beritanya:

Though The CW hasn’t announced that struggling drama is officially over, the studio has subtly confirmed the cancellation.

The TV show was renewed for a second season last spring despite middling ratings. Season one averaged a 1.6 rating in the target 18-34 female demographic and two million viewers. The network no doubt hoped that it would catch on in season two but that hasn’t happened.

Viewership for Life Unexpected has dropped dramatically this season and the show’s been averaging a 1.2 rating with 1.5 million total viewers. It’s easily the lowest-rated show on the network and the only series that didn’t receive a pickup for the back nine episodes. The final installments of the season will air in January.

Warner Bros. has now announced that Life Unexpected: The Complete Series will be released on April 5, 2011. It will contain all of the episodes from seasons one and two as well as a pair of featurettes, deleted scenes, and a gag reel. The set will retail for $59.98.

Word is that writers have had enough notice to at least wrap up most of the show’s ongoing storylines. We’ll have to wait and see to find out if they satisfy viewers.

Life Unexpected sendiri bercerita tentang seorang remaja putri bernama Lux yang tinggal di panti asuhan yang ingin mencari orang tua biologisnya. Kemudian diketahui kalau orang tuanya masih sangat belia karena hamil ketika masih remaja. Cerita pun bergulir ketika Lux menemukan dan masuk ke kehidupan orang tua biologisnya yang baru saja memulai hidup mereka.

Alasan utama Ithonx ingin menonton serial ini adalah hadirnya Kerr Smith (Dawson's Creek) dan Shiri Appleby (Roswell) yang belum lewat satu dekade berperan sebagai remaja, kini menjabani peran sebagai ortu belia.

Untungnya, jauh-jauh hari para penulis diberitahu kalau serial ini akan dihentikan, sehingga mereka punya waktu memikirkan dan menuangkan episode terakhir, sehingga tidak menggantung layaknya serial-serial lain.

Semoga dvdnya nyampe senin ini, so bisa ditonton dan di share di sini ya..

(Ithonx)

Sunday, 28 November 2010

OPRAH WINFREY BAKAL PENSIUN & SMALLVILLE PUN RAMPUNG >>> Inilah Daftar 33 TV Series yang Tamat atau Dihentikan Periode 2010-2011


33 Ending or Cancelled TV Shows for the 2010 – 2011 TV Season


(SOURCE : http://tvseriesfinale.com/tv-show/cancelled-tv-shows-2010-2011-18896/)

Has your favorite TV show been canceled? Here’s a list of television series that won’t be back for the 2011–2012 TV season. If your favorite is on the list, you have our condolences.

This list encompasses shows that have been cancelled so far, covering those that get the ax between June 1, 2010 and May 31, 2011. In some cases, the last episode of a show aired months earlier but the network didn’t get around to canceling the series until later. If you don’t see what you’re looking for, try the 2008–2009 page, the 2009–2010 listings, or maybe you’ve gotten lucky!

Now, let’s bow our heads and remember these fallen series…

18 to Life (The CW)
A comedic series, about a pair of teens who get married on a dare, didn’t register with US viewers. It’s already been renewed in Canada for a second season. Though the series was confirmed as cancelled in the US, producers have been told that the remaining season one episodes will be run in December and the network might be interested in season two.

100 Questions (NBC)
This sitcom went through a lot of changes before it got to the small screen and was postponed until after the regular season. The ratings were terrible so it was cancelled after six episodes. The last one aired on July 1, 2010. We never saw Charlotte Payne find her match.

As the World Turns (CBS)
This venerable soap opera was incredibly popular in its day but has been struggling for years now. After 54 years on the air, viewers have had to say goodbye to the residents of Oakdale. The last episode aired on September 17, 2010.

At the Movies (syndicated)
Movie critics Gene Siskel and Roger Ebert began this TV show in 1986 under the title Siskel & Ebert & the Movies. The title changed several times over the years. Siskel died in 1999 and Ebert had to step away during his battle with throat cancer in 2006. Other hosts replaced them but couldn’t recapture the magic of the original sparring critics. It was cancelled and the last episode aired on August 14, 2010. Ebert later announced that he and his wife had plans for their own version of the series.

Batman: The Brave and the Bold (Cartoon Network)
This animated series teams the caped crusader with lesser-known heroes and often pays homage to the Adam West TV show from the 1960s. It lasted for two seasons before being cancelled.

Big Love (HBO)
The series about a Utah man and his wives comes to a close after five seasons on the air. The last season of episodes will begin airing on Sunday, January 16, 2011.

Breakthrough with Tony Robbins (NBC)
A feel-good show in which motivational speaker Tony Robbins works with troubled families on a personal level didn’t connect with viewers. NBC cancelled the summer series after two episodes. The remaining four installments were released online.

The Bridge (CBS)
This is a Canadian TV show that follows a cop who’s elected to head the police union. While it’s popular enough in Canada to be renewed for a second season, CBS buried it on Saturday nights and, not surprisingly, it didn’t find an audience in the US. CBS cancelled it after three episodes but CTV will air season two.

Caprica (Syfy)
The Battlestar Galactica prequel didn’t bring many viewers so it was cancelled after one season. The final five episodes will air in a marathon on January 4, 2011. On the positive side, another prequel is in the works and will be more similar in tone to BSG.

Dark Blue (TNT)
A cop drama, which stars Dylan McDermott as the leader of an undercover unit, wasn’t much of a success in season one but the cable channel still renewed it. The ratings got lower in season two so TNT cancelled it. The last two episodes aired on September 15, 2010.

Entourage (HBO)
A comedy-drama that follows the acting career of Vincent Chase and his boyhood friends from Queens, NY. The pay-for-view cable channel has announced that season eight will be the TV show’s last. The final batch of episodes are expected to air in Summer 2011.

Friday Night Lights (DirecTV’s Channel 101, NBC)
Centered around high school football in Dillon, Texas, it’s been announced that the critically-acclaimed (but ratings-challenged) television series is ending after five seasons on the air.

The Gates (ABC)
The summer serial revolves around a gated community that’s populated by people with supernatural secrets. Though vampires and magic are very popular with viewers, this one didn’t catch on. It won’t be back for a second season.

Gravity (Starz)
A comedic and dramatic look at an out-patient program for suicide survivors, this television program never found a large audience. It was cancelled after 10 episodes with the last one airing on June 25, 2010.

Hannah Montana (Disney Channel)
Miley Cyrus has decided to call it quits and move on after four seasons. The final episodes are expected to air by Spring 2011.

Huge (ABC Family)
Nikki Blonsky stars in this drama about a summer weight-loss camp called Camp Victory. The series didn’t get enough viewers for the cable channel so it was dropped after just 10 episodes. The “series finale” ran on August 30, 2010.

JONAS LA (Disney Channel)
The trio of Jonas brothers may still be popular with the pre-teens but their TV show never caught on. It began as JONAS with the boys attending school on the East coast. The moved west and the show’s title changed but the ratings didn’t get better. No season three.

Larry King Live (CNN)
In June 2010, venerable interviewer Larry King announced that he would be leaving the grind of hosting his own nightly show after more than 25 years. His program will be replaced by one hosted by British television personality and journalist Piers Morgan.

Law & Order: Criminal Intent (USA)
Vincent D’Onofrio and Kathryn Erbe return for this venerable crime drama’s final season of eight episodes. They will air in 2011.

Lone Star (FOX)
The critics and some viewers loved it but Lone Star never found an audience. Revolving around a con man who has a conscience, FOX pulled it after two nights of disastrously bad ratings. There are four episodes left unaired.

Medium (CBS)
The network saved the show when NBC cancelled it after five seasons. It performed decently on Friday nights last season but, this year, the ratings have taken a serious hit. CBS cut the season order to 13 installments and that will be the end of it.

My Boys (TBS)
Revolving around a female sports writer in Chicago, this sitcom ran for 49 episodes and four seasons. TBS cancelled it so we’ll likely never find out how the story of PJ and her friends comes to a close.

My Generation (ABC)
A new drama that follows a group of high school students some 10 years after they graduated. The series stumbled out of the gate and ABC pulled it after two episodes had aired. The remaining six have been released online.

No. 1 Ladies’ Detective Agency (HBO)
Produced in conjunction with the BBC, this series follows a small detective agency in Botswana, run by Mma Ramotswe. The show is finished as a TV series after seven installments but may return as a pair of movies.

Outlaw (NBC)
Jimmy Smits has had some good luck and some bad luck on TV. Unfortunately, this drama about a former Supreme Court Justice was ignored by most viewers. NBC cancelled it after four episodes had aired. The remaining four installments were shifted to Saturday nights.

The Oprah Winfrey Show (syndicated)
The queen of daytime talk is stepping down and will launch new programming on the new OWN cable channel in Fall 2011. The final episode of Winfrey’s syndicated show will air on September 9, 2011

Party Down (Starz)
Following a group of aspiring writers, actors and misfits as they work as a catering team, this series ran for two seasons and 20 episodes. The last episode, which was hardly watched, ran on June 25, 2010.

Persons Unknown (NBC)
A group of strangers find themselves trapped in small town and are under constant scrutiny of security cameras. The show tanked in the ratings on Monday nights and was shuffled off to Saturdays, the TV graveyard. NBC promoted it as a self-contained series but plenty of things were left unresolved by the end. The finale aired on August 28, 2010.

Rubicon (AMC)
A conspiracy thriller that takes place in a government intelligence agency was highly praised but not highly watched. The 13th and final episode aired on October 17th.

Secret Diary of a Call Girl (Showtime)
Star and executive producer Billie Piper signed a deal for the fourth and final season of this UK series. They’ll begin airing on ITV2 in late January 2011. There’s no word yet on when they’ll run in the US.

Smallville (The CW)
After 10 seasons, it looks like Clark Kent will finally become Superman. Will we get to see the man of steel slip on the familiar blue and red tights before the end? We’ll have to wait and see.

Undercovers (NBC)
An action-comedy series that revolves around a husband and wife spy duo never really got off the ground. The peacock network has decided against ordering anymore episodes, effectively cancelling the TV show.

The Whole Truth (ABC)
This legal series starring Rob Morrow and Maura Tierney had lousy premiere numbers and the ratings seemed to sink lower every week. It’s not known if the network will get around to airing all of the episodes.