Universal

Universal
Me and films

Silahkan Cari

Showing posts with label Gossip Girl. Show all posts
Showing posts with label Gossip Girl. Show all posts

Friday, 10 August 2012

GOSSIP GIRL SEASON 2 SAMPE 5 >>> SINETRON BULE INI MAH!

Unbelievable, ternyata bisa juga menyelesaikan sisa empat musim serial yang awalnya bertema remaja ini. Kisah enam muda mudi rupawan ini sudah Ithonx bahas musim perdana-nya. Penggemar serial berbobot produksi ABC, NBC, AMC atau Fox pasti mencibir Gossip Girl. Tapi harap maklum saja, Gossip Girl produksi The CW share-nya buat remaja dan anak muda. Jualan utamanya tentu saja wajah-wajah tampan dan cantik dengan cerita seadanya yang tidak terlalu njelimet.
 
Bagi Ithonx, perginya Jenny Humprey sangat disayangkan, walaupun dibuat perlahan dan sempat beberapa kali hadir menjadi bintang tamu. Karakter Jenny telah membangun sub plot yang sangat mendasar di season 1 dan 2, bahkan konflik yang dihadapi Jenny termasuk sangat dewasa dan tidak berkubang dengan masalah sepele saja. Ambil contoh saat Jenny  magang di tempat Eleanor Waldorf, atau saat ingin 'bercerai' dengan ayah-nya (Istilahnya get emancipated, biar bisa mandiri di bawah usia 18). Bagian ini, terus terang saja, lebih membuat cerita berbobot ketimbang salah paham berkepanjangan Blair-Serena, Rufus-Lili dan Chuck-Nate.
 
Selebihnya, plot terasa seperti sinetron kita, kalau tidak mau di bilang telenovela. Saling khianat, scheming, salah paham, bertukar pasangan, ahhh....plot kayak gini sih sudah ada sejak tahun 80an. 
 
Tokoh menyebalkan Georgina memang sedikit membuat konflik menjadi 'ramai', tapi tokoh ini terlalu mengada-ada. Persis kayak antagonis sinetron kita, Georgina bisa dengan mudah nongol di mana-mana, masuk apartemen orang seenaknya, dan selalu mendapatkan kebetulan-kebetulan yang berpihak padanya.
 
Juga, cliffhanger beserta twist yang di sodorkan juga terlalu soapy. Jangan percaya dulu jika ada tokoh yang mati, karena pasti akan hidup lagi setelah beberapa episode. 
 
Hot point: Saat pencarian siapa Gossip Girl sebenarnya, konflik menjadi menarik namun kemabali datar saat pencarian itu gagal.
 
Akhirnya, Gossip Girl tak lebih dari tontonan ringan yang MEMANG di khususkan untuk anak-anak muda. Menjelang musim ke empat, saat para tokoh mulai memasuki dunia kerja, ada sedikit pengharapan kalau-kalau plot berubah menjadi lebih berisi, namun nyatanya hingga akhir musim kelima plot masih berkutat di masalah cinta yang tak berbalas dan salah paham tanpa akhir. Sangat disayangkan memang.....
Season 6, maybe?

>>Ithonx<<

Sunday, 24 June 2012

GOSSIP GIRL (SEASON 1) >>> Kisah Klise Remaja-Remaja Elit


Formula drama remaja nampaknya tak pernah bergeser, tak peduli dekade apapun serial tersebut dibuat. Cinta segitiga, sex, orang tua yang ikut campur, dan berebut pacar selalu menjadi sajian utama yang uniknya selalu punya penonton bejibun yang setia.

Di tahun 90an awal, kita di sodori serial tekenal Beverly Hills 90201. Drama ini awalnya berupa serial, namun kemudian menjadi soap opera berkepanjangan yang perlahan ditinggal bintang-bintang utamanya. Tapi mau tak mau, serial yang di remake dekade ini, punya pengaruh besar terhadap serial-serial lain sesudahnya. Sebut saja One Tree Hill, The OC dan juga Gossip Girl yang selalu apes dibanding-bandingkan dengan serialnya Jason Priestly itu.

Lalu? Jika sudah fasih mengikuti plot The OC, 90210, atau One Tree Hill maka plot yang ditawarkan Gossip Girl tak istimewa lagi.

Gossip Girl, yang diangkat dari novel terkenal dengan judul sama, membuka tiap episode dengan tuturan seorang blogger cewek tentang para remaja elit di Upper East New York. Nampaknya blog ini menjadi panutan semua remaja disana sebagai sumber juicy gossip yang sedang happening.

Sentral cerita bertumpu pada kisah persahabatan Blaire dan Serena, Chuck dan Nate, dan kakak adik Dan dan Jenny. Semua karakter ini 'bergesekan' dengan masalah pertemanan, cinta, perseteruan dan persaudaraan. Tak perlu di rinci masalah-masalah apa yang mereka hadapi, intinya sih tipikal remaja Amerika yang kerap digambarkan di televisi lah.

Tokoh orang tua juga di sempalkan agar lebih family-oriented, namun fokus utamanya adalah Lily (ibunya Serena) dan Rufus (bapaknya Dan) yang pernah menjalin asmara saat muda, dan kini anak-anak mereka berpacaran.

Sepanjang menonton episode demi episode, kita (baca: saya) tak akan pernah berhenti berujar "Plot yang ini mirip dengan plot di serial itu...". Bahkan gaya narasi prolog dan epilog mengingatkan kia hal yang sama pada Lucas di One Tree Hill yang lebih berkesan itu.

Dengan segala kekurangan dan ke'cheesy'annya, Gossip Girl lumayan menghibur bagi penggila serial remaja. Terus bersambung hingga season 5 adalah prestasi tersendiri bagi serial CW ini hingga bintang-bintangnya meraih ketenaran luar biasa, Walau tak begitu banyak, genre seperti ini akan terus menghiasi layar teve dan sedikit diantaranya akan menjadi fenomenal dan noslagia indah....suatu hari nanti

>>Ithonx<<

Wednesday, 27 April 2011

The Vampire Diaries, Supernatural, 90210 dan Gossip Girl Belum Ada Tanda-Tanda Akan Berakhir >>>Good Ratings Make Them Boring?


Stasiun teve CW makin mantap menancapkan cengkraman dengan senjata serial-serial cheesy yang membidik penonton remaja. Boleh jadi serial-serial yang disebutkan di judul postingan ini tak akan dilirik oleh Emmy Awards atau Golden Globe, tapi harus diakui juga bahwa serial-serial tersebut mempu membuat banyak penonton muda betah melototi televisi.

Dengan cerdik, CW mengulik cerita yang tak terlalu njelimet dan meramunya dengan bintang-bintang rupawan sehingga mampu memikat jutaan pasang mata tiap minggunya. Jualan andalan Supernatural bukanlah jalan cerita yang hebat dan mendebarkan, namun ketampanan Jensen Ackles dan Jared Padalecki, dan formula ini hampir menjadi trademark di serial-serial produksi CW lainnya. Tak bisa dipungkiri bahwa wajah-wajah tampan, cantik dan kinyis-kinyis membuat mata segar, namun cerita yang shallow terkadang membuat penonton jengah juga. Contohnya Smallville yang akan segera berakhir bulan Mei ini. Season perdana, dua dan ketiga adalah season terbaik serial ini. Rating yang tinggi membuat penulis cerita terus berpikir bagaimana memanjang-manjangkan cerita agar serial ini langgeng sehingga menjadi membosankan dan makin aneh.

The Vampire Diaries, 90120 dan Gossip Girls masih terbilang serial 'muda' dalam artian jumlah musim-nya belum terlalu banyak, namun Supernatural yang direncanakan akan tamat di musim 5 ternyata tak kunjung berakhir hingga masuk ke musim 7. Kalau mau berkaca, banyak serial-serial yang tak kunjung diakhiri malah ditinggalkan penonton dan menjadi terlupakan. Contohnya The X-Files. Beranggapan bahwa cerita masih memikat, produser terus menyambung cerita tanpa juntrungan, bahkan hengkangnya dua bintang utama tak jadi persoalan dan akhirnya ditinggalkan penonton yang tak peduli akhir ceritanya.

Serial-serial CW juga dikenal karena jumlah episodenya yang padat. Satu judul serial bisa menghabiskan 22 hingga 24 episode per musimnya. Hal ini bertentangan dengan tren saat ini dimana serial-serial sukses hanya memuat 13 hingga 16 episode saja per musimnya demi menghemat anggaran dan menghindari kebosanan penonton.

Mau dibilang cheesy, dangkal atau apalah, serial-serial CW tetap memberi warna tersendiri di dunia 'perserialan barat'. Toh tak semua orang menggemari Julianne Marguiles yang bergerilya di dunia hukum, atau Hugh Laurie si dokter sinting dengan intrik medisnya. Kita juga terkadang ingin menyaksikan drama-drama ringan dengan konflik sederhana dan tentu saja dengan bintang-bintang rupawan. Gak usah protes, nikmati aja.

>>Ithonx<<

Saturday, 25 September 2010

EASY A >>> Lisa Kudrow and Penn Badgley are here...!!


Last Month I posted a news about Amanda Bynes who said in her twitter account that she would resign from entertainment world, and Easy E would be the last movie she was in. We here in Indonesia still have no clue if this rom-com would be in theaters, well I personally hope it would be soon.

Aside from Amanda Bynes and Emma Stone, and its modern version of Scarlett Letter, I'm gonna watch this film because of Lisa Kudrow. I miss her so much. Is she still eccentric Phoebe in FRIENDS? And Penn Bedgley, Is he gonna be lamer than the last time I saw him in Step Father. This Gossip Boy has to make big difference here.

The story of Easy A can easily found everywhere. Here I took one from Wikipedia.

Clean-cut high-schooler Olive Penderghast (Emma Stone) is overheard by her rival, strict Christian classmate Marianne (Amanda Bynes), insinuating that she lost her virginity over the weekend. Rumors begin to spread, leading Olive to later pretend that she slept with her gay friend Brandon (Dan Byrd), to help convince the school he is straight in order to help him fend off homophobic bullies. Several boys learn what she has done and beg her to perform the same service for them, hoping to benefit from their "lost virginities".

This eventually turns into a full-fledged business, lucrative and socially beneficial for Olive, enough so to gain the ire of Marianne, who doesn't like the attention she's getting. Olive's life begins to resemble that of Hester Prynne in Nathaniel Hawthorne's The Scarlet Letter. Olive then decides to use the rumors to her own advantage, affixing a red A to her clothing in reference to the embattled heroine of the novel. However, the glamor and mystery quickly deteriorates, and Olive must figure out how to reclaim her good reputation.

Well, I think I'm gonna watch it from DVD, guys.