Universal

Universal
Me and films

Silahkan Cari

Showing posts with label Supernatural/Mystery. Show all posts
Showing posts with label Supernatural/Mystery. Show all posts

Saturday, 9 June 2012

AMERICAN HORROR STORY >>> Cerita Rumah Angker Dengan Cita Rasa Berbeda


Kangen deh nulis di blog yang sudah sedikit terlantar ini. Selain banyaknya aktifitas dan sedikitnya judul serial yang di tonton, modem yang lemot juga harus di salahkan juga atas tak berminatnya Ithon meng-update blog tercinta ini.

American Horror Story sebenarnya sudah lama di tonton, namun Ithonx ingatnya sudah pernah di share disini, tapi begitu ada fans yang 'ngadu' kalau serial ini belum pernah di share, maka di hari yang cerah ini, izinkan Ithonx mengulasnya...halah.

Jika terbiasa dengan menikmati Twilight Zone, Dark Skies, atau karya-karya Stephen Kings, rasa-rasanya misteri dan twist yang di tawarkan American Horror Story terasa biasa saja. Satu episode Twilight Zone saja sudah cukup efektif menakut-nakuti kita dengan hanya berdurasi 30 menit, apalagi American Story butuh 12 episode dengan durasi 45 menit per episodenya membuat kita tercekam akan nasib keluarga malang yang baru pindah ke rumah angker ini.

Ryan Murphy, sang kreator yang membesut Glee dan Nip/Tuck, cukup piawai membuat jalinan cerita antar karakter menjadi sebuah misteri besar dalam satu season saja. Ithonx sendiri tak melihatnya sebagai sebuah serial istemewa, namun publik Amrik dan para kritikus menyanjung serial ini setinggi langit. Memang, jalinan misteri dan plot cukup generik, namun bagi Ithonx yang paling menonjol adalah akting memukau bebarapa pemainnya. Dylan McDermott jelas sekali menampilkan akting yang sangat luar biasa. Rasa takut, galau, amarah, pilu dan kebingungan dengan fasih di ekspresikan aktor teve kawakan ini. Dedikasi akting juga di barengi dengan penampilan fisik luar biasa prima. Demikian juga dengan Connie Britton, Jessica Lange, dan Kate Mara, mereka tampil prima dan tak meragukan.

Inget si Sylar di Heroes? Yup, Zachary Quinto si Spock di Star Trek ini belum lama mengaku ke publik bahwa dia seorang gay, dan di serial ini dia cukup apik melakoni peran gay kemayu yang malang.

Penasaran dengan plot? Oke deh, begini, Keluarga Harmon yang terdiri dari Papa, Mama dan seorang Putri pindah ke sebuah rumah tua besar dengan harapan dapat menyelasaikan masalah rumah tangga yang mereka alami di tempat sebelumnya. Mereka tak tau kalau mansion yg mereka tempati berhantu. Dan kemudian satu persatu masalah baru muncul seiring munculnya tokoh-tokoh lain dalam hidup mereka. Terdengar generik ya? Tapi tunggu dulu....lapis demi lapis cerita dan sejarah rumah beserta penghuni sebelumnya benar-benar membuat penonton penasaran hingga ingin tau misteri besar apa yang melingkupi rumah angker tersebut dan tentu saja nasib ketiga tokoh utamanya. Siap-siap menelusuri rumah hantu? Come inside....

>>Ithonx<<

Friday, 13 April 2012

WALKING DEAD SEASON 2 >>> Zombie Love Triangle is Over


Musim awal diakhiri saat para survivors keluar dari gedung CDC yang meledak. Maka Lori, Shane, Glenn,  Rick, dan beberapa survivor lainnya tak punya pilihan lain selain tetap bertahan hidup dan berjuang keras agar tak di mangsa the walkers, sebutan mereka untuk  para zombie.

Hilangnya si kecil Sophia membuat perjalanan mereka terhambat, dan tertembaknya Carl membuat kelompok yang makin menipis jumlahnya ini bertemu dengan pemilik pertanian beserta anggota keluarganya yang masih tersisa. Dan setting pun akhirnya berpindah ke sini. Kejutan dan rahasia besar pun banyak terkuak seiring berkembangnya karakter yang terlibat.

Cinta segitiga Lori, Shane dan Rick terus meruncing dan puncaknya di akhir episode season ini yang akan membuat kita terbelalak.

Di musim kedua yang mengemas episode jauh lebih banyak dari sebelumnya, plot beserta kejutannya masih tetap memikat. Penonton tak akan pernah tau siapa yang bakal tetap survive dan tewas mengenaskan. Penonton seolah diajak larut dengan cerita dan kebingungan setiap tokoh dalam cerita. Serial dengan banyak pujian ini memang tak menonjolkan kesadisan tanpa juntrungan, tapi konflik antar tokoh dalam mengambil keputusan hidup dan mati. Dan lagi-lagi musim kedua ini ditutup dengan cliffhanger yang membuat kita tak sabar menunggu musim berikutnya.

>>Ithonxx<<

Wednesday, 25 January 2012

ALCATRAZ....The New Update....


Alcatraz belum terdeteksi akan segera dalam bentuk dvd bajakan, divx atau tayang di tv kabel di sini. Karena ini karyanya Kang Abrams, maka-nya kudu wajib di ikuti perkembangannya. Mesti terus di kawal dong...

tvseriesfinale.com sebagai sumber terpercaya memang bisa di andalkan untuk mencari update terbaru. Kita simak yuk sinopsis, perolehan rating dan kelangsungan 'hidup' serial ini sambil terus berharap agar segera bisa menyaksikan langsung....

The FOX network had great success with their Prison Break series for four years. They’ve now introduced a new TV show that revolves around Alcatraz, the most famous penitentiary in the United States. Will Alcatraz run for years or will it be quickly cancelled instead?

The Alcatraz series begins with the following statement: “On March 21st, 1963, Alcatraz officially closed. All the prisoners were transferred off the island. Only that’s not what happened. Not at all.” It turns out that every prisoner in the facility mysteriously vanished and they start reappearing nearly 50 years later, looking just the same. 

FBI Agent Emerson Hauser (Sam Neill), Detective Rebecca Madsen (Sarah Jones), and Alcatraz expert “Doc” Soto (Jorge Garcia) work together to capture the felons and try to uncover where they’ve been. Others in the cast include Jonny Coyne, Parminder Nagra, Santiago Cabrera, Jason Butler Harner, and Robert Forster.

The FOX series debuted last Monday with a pair of episodes that averaged a 3.3 in the all-important 18-49 demographic and 10.05 million total viewers. It was the best series premiere that FOX has had this season. What’s more, there seemed to be very little erosion as the two hours progressed, a good indication that those viewers would return the next week.

And they did. It’s not uncommon to see the numbers slip by 15-20% in the second week but Alcatraz only dropped 9% in the demo and about the same in total viewers. Last night’s episode drew a 3.0 in the demographic with 9.03 million.

The show is currently averaging a 3.2 rating in the demo and 9.71 million total viewers. It’s the sixth highest rated scripted series on the network this season (out of 16) and registers a “B” on our FOX report card. It’s outperforming venerable shows like House and Bones and freshman shows like Terra Nova and The Finder.

Nah...gimana?

>>Ithonx<<

Saturday, 21 January 2012

The Walking Dead Season 1 >>> Zombies Attack

  
Dulu pernah membahas sedikit serial ini saat mau akan di rilis. Kini saat season 2 sudah bergulir, kayaknya harus di bahas lagi ya, sebelum nanti menikmati episode2 season 2 yang menegangkan.
Yang patut diketahui, serial ini di besut oleh Frank Darabont yang sudah fasih membuat cerita2 seram miris dan tegang. Dan juga serial ini diangkat dari sebuah komik hitam putih . 


The Walking Dead ceritanya berkutat pada Rick Grimes, seorang polisi di kota kecil di Kentucky dan sejumlah survivors yang terjebak bersama untuk menyelamatkan diri setelah dunia hampir dikuasai oleh para zombie.

Sampai sini mungkin sudah pada paham akan di bawa kemana kisah ini. Kita sudah kenyang di sodori Resident Evil dan sequel2nya dan Lost yang misterius, dan The Walking Dead adalah campuran memikat kisah tersebut.  
(Andrew Lincoln sebagai Rick Grimes, The Sheriff)

Wajah2 familiar yang wara wiri di serial teve dan layar lebar bakal menyapa kita. Andrew Lincoln yg kerap menjadi bintang tamu di banyak serial teve kali ini menjadi tokoh sentral Rick yang beristri wanita cantik. Sang istri tidak lain si Sarah, pacarnya Scofield di Prison Break, Sarah Wayne Callies.

(Jon Bernthal sebagai Shane)

Jon Bernthal yang sudah tak terhitung jam terbangnya menampilkan akting memikat sebagai teman baik Rick dan sang istri namun terjebak dalam konflik asmara. 

(Laurie Holden sebagai Andrea)

Laurie Holden nampaknya adalah aktris favorit Frank Darabont. Akting memikatnya sering kita jumpai di beberapa film besutan sineas beken tersebut. Soal akting dan emosi, nampaknya LaurieHolden adalah jagonya saat di hadapkan pada situasi harus memilih tetap hidup dan terus berjuang atau menyerah pada keadaan.

Hanya mengemas enam episode saja, The Walking Dead membuat kita penasaran akan nasib para tokoh-tokohnya. Namun jangan berharap akan melihat aksi zombie super brutal seperti di Resident Evil. Aksi-aksi gory memang banyak, namun serial ini lebih menekankan konflik antar karakter, perjuangan hidup dan rasa kemanusiaan di saat2 genting.  
Saat episode enam ditutup dengan kegetiran, penonton setia pasti akan menunggu season berikutnya.

P.S: Serial ini awalnya hanya untuk menyambut hari Halloween saja, makanya hanya mengemas sedikit episode, namun ternyata sambutan dan ratingnya luar biasa, sehingga di lanjutkan di Halloween tahun berikutnya dengan jumlah episode standar (ala AMC)

>>Ithonx

Wednesday, 18 January 2012

ANGEL >>> Vampire of BONES...


Setelah marathon menyelesaikan (lagi) Nip/Tuck dari awal musim hingga akhir, akhirnya mood datang juga untuk sekedar mengintip serialnya David Boreanaz. Terus terang saja, mulai memperhatikan akting, wajah, dan tubuh David setelah menikmati enam  musim Bones walau sudah lama wara wiri di layar lebar dan televisi.

Yup, yang sudah tau serial Angel pasti langsung bilang "Halah...ini serial jadul banget masih diomongin". Hehehe...maap saja nih, dulu sempet gak merhatiin serial yg tayang di stasiun teve gak mainstream ini. Jadi salahkan saja RCTI, SCTV atau Indosiar yang tega tidak membelinya. Untungnya saat itu SCTV menayangkan Buffy The Vampire Slayer yang secara sporadis gue nikmati kalo sempet?

Loh kok Buffy? Iya, ini spin off-nya lah...

Nah, yang masih clueless dengan serial ini dan punya niat nonton, mending nonton dulu Buffy deh...

Gue blm bisa share plot dan ulasan apalah tentang serial ini karena belum nonton; cuma sekedar ngintip dulu cuma pengen tau wajah David Boreanaz beberapa tahun silam.

Ntar deh beberapa hari lagi gue share ya....

>>Ithonx<<<




Sunday, 8 January 2012

The Nine Lives of Chloe King >> Nyawa Sembilan Chloe Tak Mampu Menyelamatkan Serial Ini Dari Keganasan abc family



Rasanya seperti cuci mata ketika baru merampungkan serial drama berat, kemudian menonton serial remaja dengan pemain kinyis-kinyis dalam cerita fantasi yang tak membuat kening berkerut. 

Diangkat dari buku berjudul sama, The Nine Lives Of Chloe King membuat kita menelusuri cerita gadis muda cantik bernama Chloe King yang di umurnya yang ke 16 mendapati kenyataan bahwa dirinya adalah keturunan ras kuno dan memiliki super power layaknya seekor kucing. Mirip Cat Woman gitu ya?

Sebagai bagian dari ras bernama Mai, Chloe harus melindungi rasnya sendiri yang hampir punah dan juga ras manusia secara luas. Tugasnya ini tentu saja membuat kehidupan remajanya makin rumit. Belum lagi ada organisai rahasia yang entah kenapa berniat sekali membunuh dirinya. Chloe punya nyawa sembilan dan dia harus cermat menghitung kapan dia benar-benar akan tewas.

Dengan premis cerita seru dan pemain-pemain berwajah rupawan, rasanya tak sulit bagi serial ini mendapat tempat di hati para penikmat serial teve muda.

Berbalut cerita romansa remaja, supernatural dan sentilan sejarah suku Mai yang berbau Mesir kuno seharusnya serial ini bisa berumur panjang, namun apa daya, gempuran serial The CW yang membabi buta penuh pesona membuat serial-serial remaja abc family terseok-seok mencari penonton. Dan dengan berat hati Chloe harus menamatkan petualangnya di episode 10.

Dan itulah salah alasan mengapa banyak yang membenci stasiun teve 'abjad' tersebut yang terlalu sering semena-mena 'membunuh' serial yang tak mendapat rating bagus. Kegeraman yang sama juga terjadi saat Kyle XY tak diselesaikan setelah musim ke tiga. Huh. Ujung-ujungnya berpaling ke serial berat memikat produksi AMC atau HBO lagi sajalah...


>>Ithonx<<

Sunday, 16 October 2011

DON'T BE AFRAID OF THE DARK >>> Monster of The Toy Soldiers

Baru disodori film rumah berhantu di Insidious, jadi maklum saja jika harus membanding-bandingkan film ini dengan film setan-setanan tersebut. Film ini memang patut ditunggu apalagi dengan menjual nama Guilermo Del Toro yang makin mantap dengan karya-karya horor yang cerdas. Bagi Ithonx, Shyamalan, Del Torro, Craven adalah jaminan buat horror bermutu tanpa ceceran darah terlalu berlebihan. Del Torro memang tak duduk di kursi sutradara, hanya menulis naskahnya saja, namun tetap saja nama besar yang terpampang di poster sangat menjual.

Balik lagi ke perbandingan film ini dengan Insidious. Banyak kesamaannya memang: Rumah berhantu, pasangan muda, dan anak kecil yang diteror menjadi klise jika saja tidak di olah dengan baik.

Don't be afraid of the dark di buka dengan adegan mendebarkan seorang bapak tua yang mencongkel gigi pelayannya demi mempersembahkan gigi-gigi tersebut agar sang anak kembali padanya. Namun yang terjadi adalah sang bapak tersebut terseret kedalam "alam" lain yang ada di basement rumah super besar-nya tersebut. Ithonx pribadi menilai adegan ini merupakan spoiler. Lebih enak jika cerita ini di buat jadi flashback saja.

Scene kemudian berganti dengan cerita Alex dan Kim yang menjemput bocah cantik bernama Sally dari bandara. Diketahui kemudian bahwa Sally adalah putri Alex yang dikirim sang istri, bercerai dengan Alex, agar tinggal di rumah besar Alex. Sally nampaknya sulit menerima kenyataan bahwa ayah-ibu-nya bercerai, apalagi sang ayah sudah akan menikah dengan Kim.

Konflik klise antar ayah-putri-calon ibu tiri bergulir klise. Untungnya tak dibuat berlarut-larut lantaran Sally menemukan jendela basement dirumah baru mereka. Jelas dengan mudah kita bisa menebak bahwa rumah baru Alex dan Kim adalah rumah yang sama yang dtinggali bapak tua yang bernasib malang di awal cerita.

Dengan insting ingin tahu yang berlebihan, Sally tanpa sengaja melepas makhluk-makhluk imut takut cahaya mengerikan yang menginginkan gigi-gigi dan nyawanya. Selebihnya cerita bergulir dengan pakem yang sangat-sangat klise. Yup, bocah yang sering berulah tak dipercaya saat apa yang ia ceritakan adalah kenyataan. Sang bocah mencari bukti namun tak digubris hingga akhirnya teror datang dan semuanya terlambat....

Semua misteri, dongeng, dan teror terkuak di menit-menit terakhir hingga menuju akhir yang lumayan bikin miris. Keseluruhan cerita memang tak bisa disebut gemilang, namun tetap saja klimaks yang baik, cerita yang tak bertele-tele dan keingin-tahuan penonton akan ending-nya menjadi nilai bagus untuk film ini.

Rasa-rasanya sepanjang menyaksikan film ini kita diingatkan film-film tentang makhluk2 imut bengis semacam The Gremlins, Toy Soldiers, atau beberapa episode The Twilight Zone. Tapi tak apalah, cerita yang tak orisinil ini mampu dikembangkan dengan baik kok.

Katie Holmes bermain sangat datar disini. Mungkin karena naskah tak memberi banyak ruang untuk karakternya berkembang, namun ending film ini akan membuat kita terus mengenang karakter Kim yang ia mainkan. Sama halnya dengan Guy Pierce. Aktor tampan kawakan ini kurang mengena memerankan sosok bapak. Bandingkan dengan pasangan Patrick Wilson dan Rose Byrne di Insidious yang sangat tertekan secara psikologis.

Akhirnya tumpuan film ini hanyalah akting si bocah Bailee Madison yang memerankan Sally. Memang Bailee bukanlah Dakota Fanning yang brilian itu. Namun aktingnya cukup menggigit. Mungkin karena jam terbangnya diserial teve lumayan tinggi ya.

Secara keseluruhan, Don't be afraid of the dark tak memberi 'ketakutan' yang hebat bahkan terasa biasa tanpa cita rasa horor yang kental. Tapi sebagai tontonan sekali tonton, lumayanlah...

>>Ithonx<<



Wednesday, 21 September 2011

TRUE BLOOD SEASON 4 >>> Too Crowded...!!!

Musim ke empat serial yang per musimnya hanya mengemas 12 atau 13 episode saja ini makin mencekam. Cerita di tiap episode begitu mengalir deras. Namun banyaknya karakter dan makhluk2 supranatural yang terus bermunculan menjadikan musim ini terlalu ramai. Tidak kehilangan fokus, sih. Tapi tetap saja membuat menjadi berlebihan.

Karakter Alcide si werewolf memang membuat segar, namun terasa sebagai sempalan saja. Sementara masuknya karakter-karakter baru terkadang mubazir, atau mungkin disimpan dulu sebagai kejutan nantinya.

Untungnya koherensi cerita berjalan mulus. Cerita tak lagi hanya berpusat di bar Merlotte lantaran setiap karakter utama membuat plot-plot tersendiri yang terkadang berhubungan setelah satu tahun kemudian. Sookie yang terlibat cinta segitiga sensual bersama Eric dan Bill terus ikut campur dengan perlawanan para penyihir yang ingin melenyapkan para penghisap darah. Tara dan Laffayette yang awalnya membuat plot tersendiri ikut terseret dalam masalah Sookie di akhir cerita. Jason, Hoyt, Jessica dan Andy tak kalah menghadapi masalah seru pula. Sementara Sam masih berkutat dengan adiknya yang super bengal.

Tokoh-tokoh baru ikut meramaikan serunya cerita. Marnie, Jesus, Debbie dan sederet lainnya membuat semarak serial vulgar ini.

Kejutan-kejutan di tiap episode membuat penonton terpaku untuk menantikan kelanjutannya. Ketegangan benar-benar merambat dan terjaga dengan baik.

Musim empat ini masih tetap mempesona dan memukau.

>>Ithonx<<



Saturday, 6 August 2011

INSIDIOUS >>> Film Mak Lampir Ya??


Posternya bergambar bocah kecil layaknya The Omen dengan promosi besar-besaran atas nama sineasnya yang pernah membesut Saw dan Paranormal Activity (seri pertama semua) yaitu James Wan, Insidious tampil tak terlalu mengecewakan.

Dengan nuansa ala The Others yang menakuti tanpa harus menampilkan sosok hantu berlebihan di awal cerita, Insidious cukup menarik di tiga perempat durasi. Hingga sampai pada 'oh ternyata gitu', plot terasa garing namun terselamatkan dengan twist ending yang cukup menggedor jantung.

Plot yang dipasang juga tak terlalu istimewa. Pasangan muda dengan tiga anak pindah ke sebuah rumah baru yang angker. Salah satu anak mereka Dalton tiba-tiba koma tanpa sebab bahkan secara medis tak bisa di jelaskan. Sang istri yang yakin rumahnya berhantu meminta suaminya untuk pindah rumah lagi. Dan akhirnya mereka pindah ke rumah yang tak terlalu besar. Namun keganjilan-keganjilan tetap terjadi dirumah baru hingga akhirnya mereka memanggil 'orang pintar'. Lalu apa yang sebenarnya terjadi pada keluarga ini?

Terdengar seperti film-film asia ya? Mungkin karena sutradaranya orang asia yang juga katanya orang Malaysia sehingga nuansa hantu-hantuan asia begitu terasa. Bagi penonton asia rasa-rasanya plot seperti ini bisa dengan mudah diterima, namun penonton barat kayaknya tak mudah ditakut-takuti, terlihat dari raupan box office-nya yang tak terlalu memuaskan. Insidious nampak seperti cerita asia yang berusaha keras di 'barat-baratkan" jadinya.

Patrick Wilson dan Rose Byrne tak terlalu istimewa memerankan pasangan suami istri yang ketiban sial ini. Terlihat standar. Film ini terselamatkan dengan adegan-adegan yang mendebarkan ala The Others yang cukup bikin seram jika nonton sendirian tengah malam di rumah, apalagi kalo lagi hujan deras.

Tak bisa dibilang jelek, memang. Namun film ini terlihat tak mampu menyaingi film-film horor terdahulu yang lebih superior di sektor plot dan adegan2 seram. Namun lumayan untuk dinikmati.

>>Ithonx<<

Saturday, 18 June 2011

FRINGE SEASON 3 >>> Perang Antar Dimensi


Serial yang diproduseri J.J Abrams ini hampir saja dihentikan penayangannya lantaran rating yang makin merosot. Di pindahkan jam tayangnya ke waktu yang sangat tidak stategis, Fringe harus susah payah meraup penonton dan tetap disukai para hardcore fans. Dan Fringe melewati masa-masa kritis itu.

Sepuluh episode pertama di musim ketiga ini benar-benar memikat bagi yang mati penasaran dengan akhir cerita di musim kedua. Kasus-kasus kecil seolah tidak diperhatikan lagi dan rasa penasaran penonton akan nasib Olivia benar-benar dinomersatukan.

Musim ketiga ini berfokus pada persaingan antar dimensi atau alternate world dan kasus-kasus yang terjadi akibat bocornya gerbang antar dimensi. Di ceritakan ternyata Olivia Dunham terjebak di dimensi lain (kita sebut alternate world aja ya), sementara Olivia Dunham dari alternate world menyamar hingga di episode kesepuluh baru terungkap.

Olivia palsu ternyata jatuh cinta beneran dengan Peter Bishop dan saat kembali ke alternate world yang jauh lebih canggih ternyata hamil. Nah loh.

Musim ini lumayan unik karena kita bisa terpukau dengan gambaran alternate world yang super canggih. Di alternate world, Charlie ternyata masih hidup dan Lincoln yang diam-diam mencintai Olivia cukup memberi warna pada plot.

Namun nampaknya logika makin terabaikan. Masih hidupnya William Bell yang berupa energi roh menjadi hal teraneh di musim ini. Belum lagi temuan mesin ciptaan para manusia pertama yang bisa menghancurkan dunia. Kemudian Olivia yang ternyata punya kekuatan telekenesis. Peter yang merupakan satu-satunya yang mampu mengendalikan mesin penghancur itu.

Dan pada akhirnya satu dari dua dimensi yang bersaing ini harus musnah. Yang manakah? Benarkah Peter Bishop harus mengorbankan dirinya agar kedua dunia bisa selamat?

>>Ithonx<<

Wednesday, 16 March 2011

TAKUT >>> 6 Cerita, 7 Sutradara, ....1 Jeritan...!!


Yang menyukai antologi pasti sudah menonton Paris J'taime, atau kompilasi Stephen Kings yang mampu membuat berdecak kagum. Belum lama kita dibuat merinding dengan antologi karya anak negri Thailand dengan Phobia 1 dan 2 (ditulis 4Bhia). Mungkin dibesut dengan nafas yang sama, Takut hadir di tahun 2008 memeriahkan perfilman kita dan Asia yang ternyata mendapat sambutan lumayan bagus, dan dengan kualitas yang cemerlang. Asyiknya menonton antologi adalah kita bisa membandingkan teknik penceritaan para sineas baru dan berpengalaman dengan gaya unik mereka masing-masing.

Jika diperhatikan tulisan ditepi poster diatas, maka kalian menemukan nama-nama bintang muda Indonesia yang aktingnya tak perlu dipertanyakan. Lalu bagaimana dengan plotnya? Yuk kita telusuri satu persatu.

1. Show Unit

Show Unit membuka Takut sebagai segmen pertama. Disutradarai dan ditulis oleh Rako Prijanto. Show Unit mengetengahkan cerita tentang Bayu (Lukman Sardi) dan Dinna (Marcella Zalianty) yang baru menikah. Dinna mempunyai putri dari pernikahan sebelumnya yang bernama Shira. Satu malam, saat pesta di rumah tetangganya, Bayu melihat lampu dirumahnya menyala padahal ia yakin semua lampu telah dimatikan. Bayu kemudian pulang kerumah, dan mendapati pengalaman yang akan mengubah hidup rumah tangganya.

2.Titisan Naya

Titisan Naya digarap oleh sineas favorit saya, Riri Reza. Di cerita ini Riri ingin berpesan bahwa terkadang sikap sinis terhadap warisan budaya kita sendiri bisa berakibat buruk. Dina Olivia didapuk menjadi Naya, gadis modern yang pulang ke rumah keluarganya yang sedang mengadakan upacara cuci keris keramat adat kejawen. Dasar super cuek, Naya malah asyik menggoda sepupunya (diperankan Junior Lim) dan ujungnya berakhir mistis. Di segmen ini Dina Olivia mampu menampilkan akting kuatnya. Gambaran upacara cuci keris juga mampu digambarkan dengan sangat detil lengkap dengan mantra-mantranya.

3. Peeper

Yang ini berkisah tentang pengintip yang akhirnya kena batunya. Dengan mengusung cerita perwayangan dan sosok mengerikan dewi Durga, Ray Nayoan yang saat itu masih tergolong sineas baru, mampu membawa nuansa erotis dengan mengeksploitasi keseksian Wiwid Gunawan.

4. The List

The List sedikit ber-tone komedi namun tetap seram. Shanty dan Fauzi Badilaa kebagian memerankan sepasang mantan kekasih yang mencoba balas dendam satu sama lain dengan menyewa dukun santet. Eksekusi cerita dibuat sangat cerdas namun nampak terburu-buru dibongkar sehingga kenikmatan penonton agak nanggung.

5. The Rescue

Dengan mengusung cerita Zombie ala Resident Evil, The Rescue tidak memberi ketegangan maksimal lantaran cerita sejenis sudah ratusan kali di usung. Penampilan Eva Celia belum mampu dimaksimalkan. Tapi jelas sekali kalau garapan Raditya Sidharta ini tak kalah dengan Hollywood.

6. Dara

Inilah cikal bakal dua teman akrab yang menyebut dirinya The Mo Brothers membesut Rumah Dara yang banjir pujian dan darah itu. Jika telah menyaksikan Rumah Dara, maka tak perlu lagi membaca plotnya, hanya saja di segmen ini kita hanya menyaksikan beberapa bintang saja dengan plot yang sedikit berbeda. Saya sendiri menonton Rumah Dara dulu, baru kemudian menyaksikan segmen ini. Ritme dan kebrutalan memang tidak sebanding dengan Rumah Dara versi panjang, dimaklumi saja lantaran keterbatasan durasi. Adegan Adjie terikat rantai diruangan yang mirip kamar mandi mengingatkan kita dengan adegan film brutal Hollywood "Saw" (satu-satunya jilid 'Saw' yang saya tonton lantaran yang kedua nyampe 6 bener-bener bikin muak).

Kalau harus diberi nilai, mungkin saya akan memberi nilai 9 buat Dara, dan 8 buat The List, dan yang lainnya mendapat nilai 7. Antologi ini membuktikan bahwa Indonesia masih menyimpan ratusan cerita mistis dan unik untuk digarap dengan cerdas layaknya segmen-segmen yang ada di sini. Film-film horor kita masih terlalu dangkal dan amatiran, dan Takut membuktikan bahwa sineas bukan spesialis horor ternyata sangat mampu membesut cerita horor dengan cerdas dan menarik. The List dan Titisan Naya sangat layak di buat versi panjangnya, sementara Show Unit dan Peeper cukup efektif dengan hanya menjadi cerita pendek saja.

Kita masih ingin menyaksikan film-film horor lokal berkualitas, kan?

>>Ithonx<<

Thursday, 3 February 2011

Jesse McCartney Membintangi Adaptasi Komik Seram LOCKE & KEY


Mantan sensasi pop (kalo sekarang si Justin Bieber ya?) Jesse McCartney yang bermain di serial Greek di kabarkan teken kontrak untuk membintangi drama seri adaptasi komik berjudul
Locke & Key. Komik ini jelas masih asing di negara kita.

Komik Locke & Key digarap oleh Joe Hill dan Gabriel Rodriguez. Berkisah tentang Keluarga Locke: Sang ibu Nina dan ketiga anak-anaknya (Jesse bakal memerankan Ty) yang kembali ke Keyhouse, Massachussets setelah ayah dan suami, Rendell Locke tewas terbunuh. Di rumah ini mereka diganggu roh halus dan nantinya menemukan pintu gerbang hantu atau The Ghost Door. Inilah sinopsis komik edisi pertama yang konon dalam satu hari terjual ludes tersebut:

After the murder of their father, Tyler, Kinsey, and Bode Locke relocate with their mother to the family estate of Keyhouse, located in Lovecraft, Massachusetts. Sam Lesser, one of the teens who murdered Mr. Locke, is in a juvenile detention center and, by gazing in water, communicates with a supernatural force that promises to free him. Bode Locke, the youngest of the family, uncovers The Ghost Door, which separates his spirit from his body.


Tokoh Ty diceritakan pandai bermain musik dan bernyanyi, dan tentu saja Jesse adalah cast yang sempurna untuk serial supernatural ini. Jangan lupa juga di belakang serial ini ada Steven Spielberg dan Josh Friedman yang menggarap Terminator: The Sarah Connor Chronicles, partner2 mereka Roberto Orci and Alex Kurtzman yang sukses membidani Fringe akan menggarap episode pilotnya.

Hmm...Kayak apa ya nantinya?? Gak sabaaarrrr...!!

>>Ithonx<<

Monday, 31 January 2011

THE EVƎNT >>> PARA ALIEN MEMANG TELAH LAMA BERADA DIANTARA KITA..!! >>> Se-misterius Apa Sih??

Di peran-utamai oleh Jason Ritter dan Sarah Roemer, serial The Event diyakini mampu menarik banyak penggemar cerita misteri dan membingungkan yang baru saja ditinggal pergi LOST.

Mengadopsi teknik narasi ala LOST yang super mengejutkan dan njelimet itu, The Event berusaha membuat penonton mengumpulkan keping demi keping cerita yang harus dirangkai sendiri. Unik.

Baiklah, kalo bersikeras pengen tau plot-nya.

Menjelang berakhirnya perang dunia II nih, ada pesawat tak dikenal jatuh di Alaska yang ternyata penumpangnya nampak seperti manusia, namun DNA mereka menunjukkan jika mereka bukan manusia. Sekitar 97 penumpang yang selamat di karantina oleh pemerintah AS di fasilitas rahasia di gunung Inostanska. Sisa penumpang yang selamat berhasil kabur dan hidup ditengah-tengah masyarakat tanpa diketahui keberadaannya lantaran ke 97 penumpang yang di tangkap bersikeras tutup mulut.

Di lain pihak, presiden berkulit hitam (Obama ya? hehe) Elias Martinez baru mengetahui keberadaan mereka setelah dilantik dan berusaha membebaskan. Namun rencana sang presiden gagal lantaran terjadi rencana pembunuhan terhadap dirinya dengan teknologi super canggih bukan buatan manusia.

Sementara penonton juga disodori fakta bahwa salah satu agen yang dipilih mengepalai tim penyelidikan para Alien juga ternyata alien.

Dan yang terjebak ditengah-tengah adalah Sean Walker, yang berencana melamar sang pacar, Leila yang sedang pesiar di Karibia. Mereka bertemu pasangan lain yang mereka tolong, namun ternyata malah membuat mereka berdua terjebak dalam misteri besar dan membuat mereka berdua terpisah. Maut pun terus mengintai mereka berdua sambil saling terus mencari.

Bagi yang menyukai teknik narasi lempeng layaknya serial-serial lain, maka The Event rada membuat bingung. Namun di situlah keasyikannya. Penonton diajak menelusuri 'event' demi 'event' yang membuat tiap subplot terbuka perlahan. Penggalian karakter tiap tokoh berlangsung tiap episode dan lapis demi lapis misteri disuguhkan dengan cara yang unik.

Terus terang, Ithonx kurang akrab dengan Jason Ritter, pemeran Sean Walker lantaran Jason jarang mendapat peran utama. Wajahnya kerap terlihat sebagai bintang tamu di beberapa serial semacam The Class dan...apalagi ya?? oh iya, Jason lumayan dapat peran penting mendampingi alm. Brittany Murphy di Freddy VS Jason, inget gak??. Namun Sarah Roemer yang memerankan Leila mudah dikenali lantaran pernah mendampingi Shia Labouf di film hit Disturbia.

The Event baru berlangsung 10 episode atau masih midseason 1 dan kelangsungannya belum teruji. Apakah akan menahun layaknya LOST atau malah mandeg dan kehilangan magnet misterinya dalam waktu dekat? Kita tunggu saja.

>>Ithonx<<

Saturday, 29 January 2011

TRU CALLING >>> Too Hard To Be Tru...!!

Tru Calling bukan serial baru. Setelah Tru Calling usai, sang bintang cantik Eliza Dushku bermain di beberapa film layar lebar dan bintang tamu di beberapa serial teve lain. Dan akhirnya kembali menjadi bintang utama di Dollhouse.

Tru Calling yang sempat tayang di stasiun teve kita banyak menyita perhatian penggemar serial teve yang dibuat penasaran dengan plotnya. Di hentikannya serial ini tanpa ending yang tidak jelas, sempat membuat beberapa penggemar fanatik berang. Bagaimana tidak, plot yang awalnya lambat dan repetitip, berubah menjadi cepat di paruh kedua musim pertama sehingga menambah tensi cerita, namun tiba-tiba harus diakhiri. Ya sudahlah.

Tru Davies adalah anak tengah dari tiga bersaudara: Meredith, Tru dan Harrison Davies yang mesti kehilangan ibu mereka saat masih belia. Sang ibu di bunuh oleh orang tak dikenal didepan mata Tru. Dan sang ayah, menelantarkan mereka. Premis itulah sang disodorkan penonton di episode pertama musim perdana serial ini.

Kemudian kita di ajak ke 10 tahun kemudian saat tiga kakak adik ini sudah dewasa. Meredith bekerja di firma hukum, Tru menamatkan kuliah S1-nya, dan Harrison terlibat masalah akibat hobi berjudinya. tentu saja cerita banyak berfokus ke Tru. Di ceritakan Tru ingin melanjutkan kuliah kedokterannya dengan berusaha magang di sebuah rumah sakit. Namun nasib membawanya magang ke City Morgue alias Kamar Mayat. Berasumsi bahwa magangnya ini hanya batu loncatan dan akan menambah resume saat melanjutkann kuliah kedokterannya, Tru menerima tawaran tersebut tanpa sadar bahwa pekerjaan ini akan merngubah jalan hidupnya dan orang-orang disekitarnya.

Saat menangani mayat, tiba-tiba Tru mengalami hal aneh. Sang mayat tiba-tiba membuka mata dan bilang "Help me". Dan tiba-tiba ia terjaga dari tidur di hari yang sama seperti mendapat de javu. Lambat laun Tru sadar kalau dia mampu mengulang hari (istilahnya 'reliving the day'). Sebisa mungkin Tru berusaha menyelamatkan 'sang mayat' agar tidak menjadi mayat seperti hari yang sebelumnya ia jalani. Tentu saja ini pekerjaan yang tidak gampang. Tru tak bisa datang ke seseorang dan bilang "Hi, I'm Tru. You're gonna die today so please be careful". Tru harus menggunakan 'metode' tertentu yang membangun plot di tiap episode.

Pengulangan plot di tiap episode tak terhindarkan, namun di episode ke 11 ritme cerita mulai berubah tegang saat tokoh Jack Harper muncul dan misteri kematian ibu Tru mulai terkuak, belum lagi hadirnya kembali sang ayah yang menjadi kunci teka-teki semua misteri. Tru makin bimbang apakah bakat yang ia punya merupakan anugrah atau kutukan saat orang terkasihnya harus tewas tanpa bisa ia tolong.


Karakter Tru sangat pas di mainkan si cantik Eliza Dushku. Eliza mampu menafsirkan tokoh Tru dengan pas. Kebingungan, lelah karena sering berlari-lari, kesedihan dan keceriaan saat mampu mencegah kematian bisa di lakoni oleh aktris seangkatan Kirsten Dunst dan sarah Michell Geller ini. Tru harus 'mati-matian' menolong orang yang semula tak dikenalinya sama sekali. Belum lagi harus memelihara hubungan yang sehat dengan Luc Johnston, sang pacar yang tidak tahu kelebihan Tru. Luc di perankan oleh Matthew Bomer yang beken lewat Traveler dan saat ini sedang menikmati popularitas di White Collar.

Selain di sibukkan dengan misi penyelamatan di tiap episode, Tru juga harus berurusan dengan masalah sang adik, Harrison dan sang kakak Meredith. Meredith yang sukses ternyata pecandu kokain namun tokoh ini tidak 'dipelihara' oleh penulis cerita sehingga tidak terlalu merecoki hidup Tru. Lain halnya tokoh Harrison yang diperankan dengan pas oleh Shawn Reaves. Harrison hampir selalu muncul di tiap episode. Karakternya yang bengal, kerap terlibat hutang judi namun penakluk wanita berhasil membangun chemistry yang pas dengan tokoh Tru. Tru dan Harrison menjadi tokoh-tokoh kuat yang membangun plot menjadi lebih dinamis. Apalagi Harrison di ceritakan mempunyai hubungan pasang surut dengan teman baik Tru, Lindsay. Sang teman baik, Lindsay memang tidak diberi jatah penting pada plot line, namun kehadirannya cukup membuat meriah cerita karena dialah tokoh paling 'normal' di cerita ini.

Zach Galifianakis yang sekarang beken di film Hangover mendapat jatah peran penting sebagai Davis, bos Tru di City Morgue yang tahu rahasia besar Tru dan ibunya yang membantu Tru dalam misi penyelamatannya. Peran geeky dan smartnya mampu menghidupkan Davis yang menjadi sidekick bagi Tru.

Jika ingat dengan serial remaja bombastis dan populer tahun 90an, Beverly Hills 90210, pasti sulit menyingkirkan sosok Brandon Walsh. Yup, sang pemeran, Jason Priestley menghidupkan tokoh Jack Harper yang antagonis dan 'mengobark-abrik' kehidupan personal dan misi penyelamatan Tru.

Penggemar serial teve bakal bernostalgia juga dengan wajah-wajah bintang tamu yang sekarang lebih beken, atau menghilang, di tiap episode. Ada Nick Wechsler (Roswell), Ryan Kwanten (True Blood), Alex di Joey, Gretchen di Prison Break (lupa nama asli mereka, hehe) dan banyak lainnya.

Tru Calling memang tidak mampu bertahan lama layaknya Ghost Whisperer yang berpremis mirip, namun cerita yang menggigit dan drama keluarga yang mampu membuat penonton bersimpati pada karakter utamanya cukup membuat serial ini berkesan. Penonton diajak menyelami rumitnya kehidupan Tru yang kebingungan membina hubungan cinta dengan Luc, pekerjaan, misi penyelamatan, keluarga, dan bahkan kematian.

"Help me, Tru"

>>Ithonx<<

Saturday, 8 January 2011

EVAN RACHEL WOOD KEMBALI KE TRUE BLOOD SEASON 4


Serial kontroversial True Blood semakin menancapkan taringnya ke para penggemar serial bernuansa kelam. Cerita yang makin menarik, bintang-bintang beken, dan jumlah episode yang sangat efektif tiap musimnya makin membuat penggemar betah menyaksikan serial ini.

Plot masih dijaga rahasianya (kan padahal diangkat dari novel ya? hihi), namun buzz bakal bergabung kembali si cantik Rachel Evan Wood sudah lama berdengung. Dan Rachel pun akhirnya menceritakan keterlibatannya dalam serial tersebut lewat collider.com. Berikut petikan wawancaranya:

How is Season 4 going for True Blood?

WOOD: Of course, I can’t tell you anything that happens.

What will this season be like, in general?

WOOD: Honestly, I don’t know. I’ve only done one episode, so I have no idea. But, they always outdo themselves, every year.

What’s it like to be back on the set?

WOOD: It’s been great. It’s one of the funnest sets I’ve ever worked on, actually. There’s just always something crazy happening, and lots of blood.

How tortured will Queen Sophie-Anne be this season?

WOOD: Oh, I think she’ll get what she deserves.

How many episodes will you be doing?

WOOD: I can’t say.

Who have your scenes been with so far?

WOOD: So far, Stephen Moyer. We have to finish our big fight.

Viewers will see a resolution to that then?

WOOD: Of course, there will be a resolution. You just have to wait and see what happens. But, it will be epic.

Have you had any scenes with any of the new female cast members?

WOOD: Not yet, no.

How do you define Sophie-Anne’s sexuality?

WOOD: Vampires, in general, are both. I don’t think there is a preference for them. But, I think she’s made her choice. I’d say she’s a lesbian.

Do you think she’ll ever pursue a relationship with Sookie?

WOOD: I hope so. Come on, it’s gotta happen!

Do you have any well wishes for Anna Paquin and Stephen Moyer, with this being their first season back as a married couple?

WOOD: I wish them nothing but the best. They make me sick, how in love they are with each other. They’re such an amazing couple, honestly. I’m just envious of them both. They’re great people.

What do you think it is about the allure of vampires that makes them so popular?

WOOD: It’s always been around. There is something seductive about it. It’s living forever. There is this sexiness and this romance to that, I guess. And, there’s the goriness of it. It’s beautiful gore. It’s not a bloody zombie. It’s a very attractive, forever young, seductive person that might eat you.

Is it fun to play evil?

WOOD: It’s so much fun! The villains are always more fun to play, absolutely.

What is your attraction to playing bad girls?

WOOD: I don’t necessarily consider them bad. I think they’re just human. They just explore things and do things that most people think about, but don’t really talk about and don’t really do. They’re just honest, really.

Belum ada bocoran apa-apa ya....mending ditunggu aja deh...

Thursday, 2 December 2010

BEING HUMAN >>> Diboyong Ke Amrik >>> Ada Sam Witwer dari Smallville...!!!



For those who haven't known yet, Being Human is a British supernatural drama comedy television series. It is about three twenty-something characters sharing a hoise in Totterdown, Bristol, trying to live a normal social life, despite being a vampire, a werewolf and a ghost respectively.

(Being Human, British version)

It's already in its second season and this series is one of the most popular shows on BBC’s iPlayer.

And....
SyFy is ready to premiere the remake, yaaay...!! That being said, the network has announced the premiere of the US version of the series on Monday, January 17th.

The three friends are:
Sam Witwer (Smallville), Meaghan Rath (The Assistants), and Sam Huntington (Superman Returns).

I just can't wait to watch...!!!

Watch the cool trailer here:

Sunday, 21 November 2010

JORGE GARCIA JOINS ALCATRAZ >>> Update Terbaru Serial Alcatraz

The Fox drama Alcatraz is quickly developing into a dragnet for Lost fans. Key Lost writer Elizabeth Sarnoff is the showrunner. Lost co-creator J.J. Abrams is executive producer. And now, according to Deadline, Lost fan favorite Jorge Garcia will star.

The drama centers on a team FBI agents that investigates the mystery of a group of missing Alcatraz prisoners who disappeared thirty years ago. Garcia will play Dr. Diego Soto, the world’s foremost expert on Alcatraz, described as a “hippie geek.” Awesome.

Bryan Burk (Fringe) joins Abrams and Sarnoff as producer; Danny Cannon (CSI) will direct the pilot, which shoots in January in San Franciso and Vancouver. Glad to hear they’ll shoot some of the show on location in Frisco. The aerials, at the very least.

source: www.collider.com


Monday, 15 November 2010

THE WALKING DEAD Season Two May Not Hit Until October 2011 >>> Season 2 Diundur hingga Oktober Tahun Depan, Oh No...!!!


Guys, it's gonna be a long wait....check this out:

Though The Walking Dead has already been renewed for a second season, fans may be disappointed to hear THR’s report that we likely won’t see that season hit the air until next October. For those unaware, this first season of AMC’s new series will only have six episodes. That’s right, we’re already halfway through the first season of one of the best new series on TV. Apparently the plan is tao hold onto the second season because the cable network’s Fearfest, their annual Halloween inspired horror film marathon through the month of October, served as a great lead-in to the horror TV series. In addition, AMC will already have new seasons of Breaking Bad and Mad Men to air over the summer and at some point has to figure out when they will premiere The Killing.

Source/more complete news:

http://www.collider.com/2010/11/15/the-walking-dead-season-two-october-2011/#more-60380

Friday, 12 November 2010

TRUE BLOOD >>> New Season New Casts...!!! Siap-Siap Buat Vampire Baru...!!!


Courtney Ford (Dexter), and Fiona Shaw (Harry Potter) are set to join the Southern vampire series, the new season premieres Summer 2011.

Ford, who played Trinity’s daughter on the fourth season of Dexter, will play a new character called Portia Bellefleur. The character is described as “a Southern beauty who runs her own law practice,” as well as being the sister of detective Andy Bellefleur. Shaw is set to play a “self-loathing medium who becomes possessed by a witch.”

True Blood’s cast is already too big, as is evident by episodes unable to focus on everyone, especially when they’re all involved in their own story like last season. The show seems to not understand what makes it good, instead inserting new characters and mythological creatures that participate in story arcs that go nowhere. Last season there were witches, werewolves, fairies, hillbilly drug peddlers, and male witches who are also Spanish, yet none of these characters made for a more interesting season.

(collider)

Wednesday, 27 October 2010

RIP: GHOST WHISPERER >>> Akhirnya Berakhir setelah 5 Tahun >>Jennifer Love Hewitt Pun Menangis


After five years, Melinda finally left us.

I gotta admit that I'm not one of the biggest fans of Ghost Whisperer, but with it's simple story and a little twist in certain episodes, this series has grown on me.

I remember buying the first season DVD in 2005. I loved the opening in each episode where little Melinda saw her first ghost. Then Wentworth Miller guest starred. The memorable one is when Melinda's best friend, Andrea died and it took 2 episodes to tell the story (Andrea played by Aisha Tyler, love her so much). That episode was so sad. It almost brought me into tears because I just lost my best friend too and wished I could even see his ghost (but not the scary one).

In October 2010, Jennifer Love Hewitt thanked the fans of the show for their support in a goodbye video (filmed in June, 2010), saying:

"Your love and support has meant everything to the cast and crew of Ghost Whisperer and we will all miss you guys very, very much. Go get our DVDs, think about us, miss us and know how much we all will miss you. Much love."

Goodbye Melinda, I love you Jen, see you in other great series....!!!